Said Abdullah: Prabowo Sangat Pahami Sikap Politik PDIP sebagai Penyeimbang
Said Abdullah: Prabowo Pahami Sikap Politik PDIP

Said Abdullah: Presiden Prabowo Sangat Memahami Sikap Politik PDIP

Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPP PDIP Said Abdullah angkat bicara menanggapi tuduhan bahwa posisi partainya abu-abu terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hal ini terkait dengan sejumlah demonstrasi dan kritik tajam yang ditujukan kepada pemerintahan Prabowo-Gibran Rakabuming Raka.

Said Abdullah menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto sangat memahami sikap dan posisi politik PDIP. Bahkan, menurut Said, Prabowo berterima kasih atas sikap tersebut dan menganggap PDIP sebagai teman yang jujur.

"Presiden Prabowo sendiri sangat memahami sikap dan pilihan politik yang ditempuh oleh PDI Perjuangan. Bahkan beliau menyatakan terima kasih atas sikap itu, dan menganggapnya sebagai teman yang lebih jujur," kata Said dalam keterangannya, Jumat (19/6).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Posisi PDIP sebagai Partai Penyeimbang

Said Abdullah menegaskan bahwa posisi PDIP sebagai partai penyeimbang telah ditetapkan dalam Rakernas pertama partainya tahun lalu. Ia menilai sikap tersebut tidak abu-abu karena tidak bisa disamakan dengan sistem oposisi dalam demokrasi negara-negara Barat.

Sebagai partai penyeimbang, PDIP bersikap objektif proporsional. Artinya, PDIP siap mendukung maupun mengoreksi kebijakan pemerintah sesuai dengan kondisi dan kepentingan rakyat.

"Sebaliknya, kalau kebijakan dan kinerjanya kurang bagus, kami mengingatkan secara konstruktif, dan dalam posisi seperti ini belum tentu juga kami mendapatkan keuntungan elektoral," ujarnya.

Ketua Badan Anggaran DPR itu menambahkan bahwa PDIP menginginkan Prabowo berkhidmat hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Hal ini berbeda jika PDIP mengambil sikap sebagai oposisi. Dalam oposisi, sikap politik partai akan selalu berlawanan dengan pemerintah dalam kondisi apapun.

"Sikap oposisi lebih menempuh jalan untuk menunjukkan kelemahan dan kekurangan pemerintahan agar mendapatkan dampak negatif elektoral," katanya.

Sindiran dari PKB

Sindiran atas sikap PDIP sebelumnya dilayangkan Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid. Ia mengingatkan PDIP untuk bersikap tegas dan tidak abu-abu soal posisinya di pemerintahan.

Jazilul menyoroti kehadiran salah satu pentolan kader PDIP yang juga mantan Gubernur Lemhannas, Andi Widjajanto, dalam aksi mahasiswa di sekitar Bundaran HI, Jumat (12/6) lalu.

"Kalau di oposisi, oposisi. Jangan abu-abu. Karena, kami semua sedang berjuang keras untuk mewujudkan apa yang menjadi janji Pak Presiden," ujarnya di kompleks parlemen kemarin.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga