Pramono Anung Buka Puasa di Golkar DKI: Suasana Bak di Rumah Sendiri
Pramono Buka Puasa di Golkar DKI: Seperti di Rumah Sendiri

Pramono Anung Buka Puasa di Golkar DKI: Suasana Bak di Rumah Sendiri

Gubernur Jakarta Pramono Anung menghadiri acara buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh DPD Partai Golkar DKI Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Pramono mengungkapkan rasa nyaman dan keakraban yang dirasakannya setiap kali berkunjung ke kantor partai tersebut, bahkan menyamakan suasana dengan berada di rumah sendiri.

"Terus terang saya datang ke Partai Golkar dua kali, sudah merasa seperti di rumah sendiri," kata Pramono dalam sambutannya pada Sabtu, 7 Maret 2026. Ia menegaskan bahwa kenyamanan ini membuatnya tidak ragu untuk menerima undangan buka puasa tersebut.

Dukungan dan Kritik dari Golkar

Acara buka puasa ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji, Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin, dan Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar. Zaki menyatakan bahwa Golkar akan mendukung berbagai program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di bawah kepemimpinan Pramono Anung, asalkan program tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat.

"Ya tentunya program-program untuk kemaslahatan masyarakat, dari program pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi, peningkatan ekonomi, tentunya itu menjadi program yang baik buat masyarakat dan tentunya kita dukung," ujar Zaki. Ia menambahkan bahwa dukungan ini sejalan dengan arahan dari DPP Partai Golkar agar seluruh kader di daerah mendukung program pemerintah.

Namun, Zaki juga menegaskan bahwa Golkar tidak akan segan memberikan masukan dan kritik jika ditemukan kekurangan dalam pelaksanaan program pemerintah daerah. "Bukan berarti tidak melakukan saran dan juga kritik terhadap pembangunan, tapi tetap itu kita lakukan dalam konteks apabila masih ada ketidaksempurnaan dan kekurangan dalam pelaksanaannya," jelasnya.

Prioritas Pendidikan dan Bantuan Sosial

Dalam acara tersebut, Pramono memaparkan sejumlah program prioritas Pemprov DKI Jakarta, terutama di bidang pendidikan. Ia menegaskan bahwa program bantuan pendidikan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tidak akan dikurangi. "Tadi saya dengan Ketua DPRD bisik-bisik, hal berkaitan dengan KJP dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul, jumlahnya tidak ada yang dikurangi satu pun," ujarnya.

Pramono menilai pendidikan sebagai kunci utama untuk memutus rantai ketidakberuntungan dalam sebuah keluarga. Sementara itu, Zaki memberikan catatan khusus terkait proses penyisiran penerima bantuan sosial, mengingatkan agar verifikasi dilakukan dengan tepat sasaran. "Jangan sampai pada saat proses penyisiran ini justru yang membutuhkan malah tidak dapat, yang statusnya atau kondisinya sudah punya justru malah dapat," imbuhnya.

Acara buka puasa ini menjadi momen penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan partai politik, dengan harapan kolaborasi dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jakarta. Dukungan dari Golkar diharapkan dapat memperlancar implementasi berbagai kebijakan publik yang pro-rakyat.