Basuki Hadimuljono Ungkap Detail Masukan Presiden Prabowo untuk Gedung Legislatif IKN
Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan persetujuan penuh terhadap desain pembangunan gedung legislatif dan yudikatif di IKN. Lebih dari sekadar menyetujui, Presiden turut memberikan masukan mendetail mulai dari pemilihan warna hingga desain pencahayaan untuk ruang sidang paripurna.
Proses Desain yang Melibatkan Langsung Presiden
Basuki menyampaikan hal ini saat menerima kunjungan dari Ketua MPR RI Ahmad Muzani beserta jajaran pimpinan MPR di Kantor Otorita IKN pada Senin, 20 April 2026. Ia mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo telah menandatangani sendiri desain pembangunan gedung sidang paripurna MPR, yang merupakan hasil dari proses panjang studi banding ke beberapa negara.
"Ini aspek yang saya banggakan betul. Karena beliau menandatangani sendiri desain sidang, gedung sidang paripurna MPR," ujar Basuki dengan penuh semangat. "Progresnya kami harus studi banding dulu ke Mesir, Turki, dan India. Kemudian kami laporkan hasil studi banding itu dan membuat empat alternatif untuk review desainnya. Beliau memilih yang ini."
Basuki menambahkan bahwa keterlibatan langsung Presiden dalam proses desain ini sangat mengharukan dan menunjukkan komitmen tinggi terhadap pembangunan IKN. "Ini buat saya mengharukan banget, karena ini berarti Pak Presiden sudah engage betul pada IKN ini," ungkapnya.
Masukan Unik Warna Hijau L'ombre dari Presiden
Salah satu masukan paling menarik yang disampaikan Presiden Prabowo adalah mengenai warna interior ruang sidang paripurna. Basuki mengaku sempat bingung dengan istilah warna yang diusulkan oleh Presiden.
"Bahkan, sampai warnanya, beliau menyampaikan warnanya seperti hijau l'ombre. Kita cari l'ombre itu apa gitu kan? Ternyata restoran di Paris. Hijaunya seperti itu, l'ombre," jelas Basuki kepada Ahmad Muzani dan rombongan.
Warna hijau l'ombre ini merujuk pada nuansa hijau khusus yang terinspirasi dari sebuah restoran terkenal di Paris, menunjukkan perhatian Presiden terhadap detail estetika yang akan menjadi ciri khas gedung legislatif IKN.
Perhatian terhadap Desain Pencahayaan
Selain warna, Presiden Prabowo juga memberikan masukan penting mengenai desain lampu untuk ruang sidang. Basuki menyebutkan bahwa Presiden menginginkan desain pencahayaan yang fungsional tanpa terlalu banyak ornamen.
"Kita bisa bayangkan, beliau sampai memikirkan lampu. Jadi saya pikir ini mudah-mudahan menjadi lebih baik nanti ke depannya," kata Basuki. "Ini peninggalan kita untuk 100 tahun ke depan."
Masukan mengenai lampu ini bertujuan agar ruang sidang memiliki pencahayaan yang optimal dan terang, mendukung fungsi gedung sebagai tempat pengambilan keputusan penting negara.
Signifikansi Pembangunan Gedung Legislatif IKN
Pembangunan gedung legislatif dan yudikatif di IKN merupakan bagian penting dari proyek strategis nasional. Keterlibatan langsung Presiden dalam detail desain menunjukkan:
- Komitmen tinggi terhadap keberhasilan pembangunan IKN
- Perhatian terhadap aspek arsitektur yang merepresentasikan identitas ketatanegaraan Indonesia
- Vis jangka panjang untuk mewariskan bangunan bermakna bagi generasi mendatang
Basuki menegaskan bahwa semua masukan dari Presiden akan diimplementasikan dengan seksama untuk menciptakan gedung legislatif yang tidak hanya fungsional tetapi juga memiliki nilai estetika dan filosofis yang mendalam.



