Prabowo Terima Kunjungan Dasco Usai Lawatan ke Rusia dan Prancis, Ini yang Dibahas
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima kunjungan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Sufmi Dasco Ahmad, di Istana Merdeka Jakarta pada Kamis, 16 April 2026. Pertemuan berlangsung secara empat mata di sebuah ruangan khusus, menandai agenda penting pasca-kunjungan presiden ke dua negara besar.
Laporan Strategis dan Pembahasan Mendalam
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Dasco melaporkan beberapa hal strategis kepada Presiden Prabowo, yang baru saja kembali dari lawatan luar negeri ke Rusia dan Prancis. "Hari ini, Presiden Prabowo Subianto menerima Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad untuk menerima laporan beberapa hal strategis sekembalinya Presiden Prabowo dari lawatan luar negeri," kata Teddy melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet.
Menurut penjelasan Seskab, pertemuan tersebut tidak hanya fokus pada laporan tersebut, tetapi juga membahas perkembangan situasi politik dan keamanan di dalam negeri. Selain itu, topik ekonomi nasional serta masukan dari fungsi legislasi DPR kepada pemerintah turut menjadi pokok pembicaraan. "Dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua DPR RI Prof. Sufmi Dasco menyampaikan beberapa perkembangan situasi politik, keamanan dan ekonomi nasional serta melaporkan beberapa masukan dari fungsi legislasi DPR kepada Pemerintah," jelas Teddy lebih lanjut.
Hasil Konkret Kunjungan ke Rusia dan Prancis
Sebelum pertemuan dengan Dasco, Presiden Prabowo telah menyelesaikan kunjungan singkatnya ke Rusia dan Prancis pada 13-14 April 2026. Kunjungan ini menghasilkan berbagai kesepakatan strategis yang dibawa pulang ke Indonesia. "Tiba di tanah air, Presiden Prabowo membawa pulang oleh-oleh berbagai kesepakatan strategis," ujar Teddy dalam pernyataan sebelumnya.
Di Moskow, Presiden Prabowo bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin. Pertemuan tersebut menegaskan peningkatan kerja sama jangka panjang dalam pasokan energi nasional, termasuk cadangan minyak mentah dan LPG. "Di Moskow, pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin menegaskan peningkatan kerja sama terkait pasokan energi nasional jangka panjang, termasuk cadangan minyak mentah dan LPG," jelasnya.
Sementara itu, di Paris, Prabowo bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée. Pembahasan mencakup peningkatan kerja sama di bidang energi, pendidikan, komunikasi digital, serta investasi ekonomi jangka panjang. "Di Paris, Presiden Prabowo bertemu Presiden Emmanuel Macron membahas peningkatan kerja sama energi, pendidikan, komunikasi digital serta tentunya investasi ekonomi jangka panjang," tambah Teddy.
Kunjungan dua hari ini dinilai sangat produktif, mengingat kedua negara tersebut merupakan kekuatan super power, pemegang hak veto PBB, dan penghasil sumber daya terbesar di dunia. "Kunjungan singkat dua hari ke dua negara super power, pemegang hak veto PBB dan penghasil sumber daya terbesar di dunia dengan hasil besar dan konkret untuk Indonesia Raya," sambungnya dengan penuh optimisme.
Implikasi bagi Indonesia
Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Wakil Ketua DPR Dasco ini menegaskan pentingnya koordinasi antara eksekutif dan legislatif dalam menangani isu-isu strategis nasional. Dengan laporan dari kunjungan luar negeri yang membawa hasil konkret, pemerintah dan DPR diharapkan dapat bekerja sama lebih erat untuk memastikan implementasi kesepakatan tersebut berjalan lancar.
Fokus pada energi, ekonomi, dan keamanan mencerminkan prioritas nasional yang sedang dihadapi Indonesia. Pembahasan ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi merupakan langkah nyata dalam memperkuat posisi Indonesia di kancah global serta menjaga stabilitas dalam negeri.



