Prabowo Gelar Rapat Terbatas Bahas Stok Pangan dan BBM Jelang Lebaran
Prabowo Bahas Stok Pangan-BBM Jelang Lebaran

Prabowo Gelar Rapat Terbatas Bahas Stok Pangan dan BBM Jelang Lebaran

Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah menteri di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (10/3/2029) untuk menggelar rapat terbatas. Rapat ini difokuskan pada pembahasan terkait ketersediaan pangan dan bahan bakar minyak (BBM) menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran yang akan datang.

Menteri yang Hadir dalam Rapat

Beberapa pejabat tinggi yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain:

  • Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
  • Menteri Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas)
  • Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia
  • Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Brian Yuliarto
  • Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto
  • Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo

Pembahasan Utama Rapat

Menurut Bahlil Lahadalia, rapat ini membahas persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri, dengan penekanan pada ketersediaan pangan dan BBM. Selain itu, rapat juga membahas antisipasi dampak dari eskalasi ketegangan di Timur Tengah yang dapat mempengaruhi stabilitas ekonomi, termasuk fluktuasi harga minyak dunia.

"Tapi feeling saya masih tetap terkait dengan urusan persiapan hari Raya Idul Fitri dan ketersediaan pangan, kemudian BBM, dan juga adalah bagaimana menyikapi perkembangan terkini terkait dengan ketegangan di Timur Tengah," kata Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan.

Ia menambahkan, "Karena kita tahu kemarin harga BBM naik mencapai di atas 100 dolar per barel dan tadi hari ini sudah turun di bawah 100 barel per day sekitar 80-90 dolar. Jadi memang terjadi fluktuasi yang sangat cepat sekali."

Kondisi Pangan yang Aman

Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan bahwa rapat akan membahas persiapan Lebaran dan memastikan kondisi pangan aman sejauh ini. "Mungkin soal persiapan Lebaran ya, nanti setelah rapat aja. Pangan aman insyaallah harga terjangkau," ujarnya.

Rapat ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengantisipasi potensi gangguan pasokan pangan dan BBM selama musim Lebaran, serta respons terhadap dinamika global yang dapat berdampak pada perekonomian Indonesia.