Merry Riana Resmi Gabung Partai Demokrat, Ditunjuk AHY Sebagai Jurkam dan Jubir
Merry Riana Gabung Demokrat, AHY Tugaskan Jadi Jurkam dan Jubir

Merry Riana Resmi Gabung Partai Demokrat, AHY Beri Tugas Spesial sebagai Jurkam dan Jubir

Motivator dan pengusaha Indonesia, Merry Riana, bersama suaminya Alva Tjenderasa, secara resmi telah bergabung dengan Partai Demokrat. Pengumuman ini disampaikan melalui akun resmi X (sebelumnya Twitter) dan YouTube Partai Demokrat pada Rabu, 11 Februari 2026, menandai momen penting dalam perjalanan politik partai tersebut.

Prosesi Serah Terima KTA dan Sambutan Hangat dari AHY

Dalam acara yang digelar di Jakarta, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara langsung menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) kepada lebih dari 40 kader baru yang berasal dari komunitas Tionghoa, termasuk Merry Riana dan suaminya. Ossy Dermawan, Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, menegaskan bahwa momen ini merupakan penegasan bahwa Partai Demokrat adalah rumah besar kebangsaan yang terbuka, menghargai pengabdian berdasarkan niat baik dan kontribusi, bukan sekadar latar belakang.

AHY menyampaikan rasa bahagia dan haru atas bergabungnya sejumlah tokoh masyarakat, dengan menyebut nama Merry Riana sebagai motivator nasional yang dihormati. Dalam pidatonya, AHY memberikan tugas khusus kepada Merry Riana setelah mendengar sambutannya yang dinilai nasionalis dan religius.

Tugas Spesial sebagai Juru Kampanye dan Juru Bicara

AHY menunjuk Merry Riana sebagai juru kampanye (jurkam) nasional Partai Demokrat, mengapresiasi kemampuannya dalam menyampaikan nilai-nilai partai dengan fasih. Selain itu, AHY juga memberikan kesempatan kepada Merry untuk mencoba peran sebagai juru bicara (jubir) partai. Ia menyebutkan bahwa meski sudah banyak senior jubir yang berpengalaman di layar televisi, penampilan baru dengan gaya penyampaian yang berbeda dapat memberikan warna segar, asalkan substansi politiknya dipahami dengan baik.

"Miss Merry sudah siap jadi jurkam ya, luar biasa tadi fasih sekali bicara nasionalis religius, bicara nilai-nilai Partai Demokrat," kata AHY. "Kemudian, juga bisa dicoba dulu menjadi juru bicara. Selain jurkam, bisa jadi jubir ini," tambahnya.

Alasan Merry Riana Memilih Partai Demokrat

Merry Riana menjelaskan bahwa keputusannya bergabung dengan Partai Demokrat adalah hasil dari proses panjang yang dilandasi keyakinan pribadi. Ia menilai Demokrat sebagai ruang perjuangan politik yang inklusif, nasionalis-religius, dan menghargai proses serta intelektualitas. Merry menyebut bahwa partai ini bukan hanya bicara tentang inklusivitas, tetapi sungguh-sungguh mempraktikkannya, memberikan kesempatan dan ruang partisipasi yang setara bagi seluruh elemen bangsa.

"Demokrat bagi saya sangat unik, tempat untuk saya terus belajar, karena di Demokrat ini kita memiliki mentor yang luar biasa, yang sangat dihormati, Pak SBY, yang dikenal sebagai sosok yang penuh dengan wisdom, dan ketenangannya menjadi sebuah kekuatan," ucap Merry. Ia juga merasa sangat dihargai dan didengar, yang menurutnya hal itu amat jarang ditemukan dalam dunia politik saat ini.

Dihadiri Para Petinggi Partai Demokrat

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah petinggi Partai Demokrat, termasuk Sekretaris Jenderal Herman Khaeron, Bendahara Umum Irwan Fecho, Kepala Bappilu DPP Partai Demokrat sekaligus Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, serta Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat yang juga Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya momen ini dalam struktur partai.

Bergabungnya Merry Riana ke Partai Demokrat diharapkan dapat memperkuat basis dukungan dan menyuarakan nilai-nilai partai kepada masyarakat luas, terutama melalui perannya sebagai juru kampanye dan juru bicara yang baru.