Mahasiswa Indonesia di AS Titip Harapan ke Prabowo Saat Kunjungan ke Washington
Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat (Permias) memberikan sambutan hangat atas kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Negeri Paman Sam. Kunjungan resmi ini dinilai sebagai momentum penting untuk mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat.
Harapan Besar dari Diaspora Akademik
Presiden Permias Nasional, Axel Hutapea, menyatakan melalui keterangan tertulis bahwa organisasinya menaruh harapan besar agar kunjungan Presiden Prabowo membawa dampak positif yang nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia. "Kami percaya pada kemampuan Presiden untuk memberikan yang terbaik melalui kebijakan-kebijakan yang memberi dampak positif," tegas Axel.
Dalam pernyataannya, Axel mengakui bahwa kepemimpinan Prabowo saat ini dihadapkan pada berbagai tantangan kompleks di tengah ketidakpastian global. Namun, ia menyampaikan optimisme bahwa presiden akan mampu mengambil keputusan secara bijaksana untuk kepentingan bangsa.
Permintaan Spesifik dari Mahasiswa Indonesia di AS
Permias menyampaikan beberapa harapan konkret yang menjadi perhatian utama mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Amerika Serikat:
- Perhatian lebih terhadap aspek keamanan dan perlindungan warga negara Indonesia di AS
- Peningkatan konektivitas dengan dunia ketenagakerjaan untuk memfasilitasi diaspora setelah menyelesaikan studi
- Hilirisasi riset nasional sebagai bagian dari kontribusi akademik mahasiswa Indonesia di luar negeri
"Kami berharap bahwa dalam segala keputusan yang diambil, Presiden selalu menempatkan masyarakat, mahasiswa, dan diaspora sebagai bagian yang sentral dalam pemerintahannya," tandas Axel Hutapea.
Kunjungan Diplomatik dengan Agenda Ekonomi Strategis
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kunjungan Presiden Prabowo ke Amerika Serikat merupakan bagian dari diplomasi langsung yang bertujuan meningkatkan rantai ekonomi dan produktivitas industri dalam negeri. Agenda utama termasuk pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membahas:
- Penguatan hubungan bilateral Indonesia-AS
- Kerja sama strategis di berbagai bidang ekonomi
- Perundingan dan perjanjian dagang yang saling menguntungkan
Presiden Prabowo tiba di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC pada Selasa, 17 Februari 2026 dengan menggunakan Pesawat Garuda Indonesia-1. Kedatangannya disambut oleh Duta Besar Indonesia untuk AS Dwisuryo Indroyono Soesilo serta sejumlah pejabat militer dari kedua negara.
Dukungan dari Diaspora Indonesia di Washington
Saat tiba di hotel tempat menginap selama kunjungan, Presiden Prabowo disambut oleh komunitas diaspora Indonesia yang telah berkumpul dengan membawa nuansa nasional dan bendera merah putih. Kehadiran mereka menunjukkan antusiasme masyarakat Indonesia di luar negeri terhadap kunjungan presiden.
Dalam kunjungan ini, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi Indonesia termasuk Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Rombongan presiden diagendakan berada di Washington DC hingga akhir minggu dengan serangkaian pertemuan bilateral dan multilateral.
Kunjungan ini terjadi dalam konteks hubungan Indonesia-AS yang terus berkembang, dengan harapan dapat menghasilkan kesepakatan-kesepakatan strategis yang menguntungkan kedua negara, khususnya dalam bidang ekonomi dan perdagangan.



