Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memulai safari politik keliling Indonesia dari Lampung dengan mengenakan atribut Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Langkah ini langsung mendapat kritik tajam dari PDI Perjuangan (PDIP) yang menilai aksi tersebut sebagai manuver kampanye politik untuk kepentingan anak-anak Jokowi.
PDIP: Safari Jokowi untuk Kepentingan Dinasti
Ketua DPP PDIP Guntur Romli menyatakan bahwa safari Jokowi merupakan kampanye politik untuk Pemilu 2029 demi memenangkan anak-anaknya. "Itu kampanye politik untuk 2029, buat pemenangan anak-anaknya dia. Gibran yang kemungkinan besar tidak bersama Prabowo lagi. Dan meloloskan PSI yang diketuai oleh Kaesang," kata Guntur kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).
Guntur juga menyinggung perjalanan politik Jokowi yang sebelumnya menjadi kader PDIP. "Dulu sebagai 'petugas partai' PDI Perjuangan, Jokowi ditugaskan jadi wali kota, gubernur dan presiden untuk melayani rakyat. Sekarang Jokowi jadi 'jongos partai PSI' dieksploitasi untuk kepentingan elektoral semata," ujarnya.
Hubungan PDIP dan Jokowi Telah Putus
Guntur mengingatkan bahwa hubungan PDIP dan Jokowi telah berakhir sejak partai memecat Jokowi pada akhir 2024. "Hubungan Jokowi dengan PDI Perjuangan sudah berakhir sejak keluar surat DPP PDI Perjuangan yang memecat Jokowi pada 4 Desember 2024. Kampanye politik Jokowi itu tidak akan berdampak pada PDI Perjuangan," tegasnya.
Menurut Guntur, PDIP tidak bisa digaet oleh Jokowi karena faktor tersebut. Ia justru memperingatkan partai lain yang mungkin akan didekati Jokowi. "Buktinya orang-orang yang berhasil digaet bukan dari PDI Perjuangan tapi dari NasDem, Ahmad Ali, Bestari Barus, Rusdi Masse, dan lain-lain, parpol-parpol lain yang mestinya harus lebih waspada," kata Guntur.
Safari Jokowi untuk Pilpres 2029
Guntur menambahkan bahwa safari politik Jokowi juga ditujukan untuk kepentingan Pilpres 2029 bagi Gibran, bukan untuk Prabowo. "Juga untuk kepentingan Pilpres 2029 buat Gibran, bukan buat Prabowo. Karena dari pengamalan Jokowi sendiri, tidak ada namanya wapres yang sama di 2 periode. Keliling kampanye politik hanya menegaskan ambisi kekuasaan dari dinasti Jokowi," lanjutnya.
Jokowi Beri Motivasi ke PSI
Diketahui, Jokowi memulai safari keliling Indonesia dengan terbang ke Lampung. Dalam kunjungannya, Jokowi mengatakan salah satu misinya adalah memberikan motivasi kepada PSI agar menjadi mesin politik yang besar. Dilansir detikJateng, Jokowi akan didampingi Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam safari tersebut. Ia tampak mengenakan kemeja dan topi berlogo PSI.
"Kalau untuk PSI saya ingin memberikan motivator, kemudian juga memberikan pesan-pesan pentingnya struktural di PSI ini segera komplet, sehingga menjadi sebuah mesin politik yang besar," katanya, Jumat (26/6).



