Ibas Buka LCC Empat Pilar MPR RI di Jabar, Tekankan Pendidikan dan Karakter Generasi Muda
Ibas Buka LCC Empat Pilar MPR RI di Jabar, Tekankan Pendidikan

Ibas Buka Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Jawa Barat, Soroti Pentingnya Pendidikan dan Karakter

Bandung - Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono, yang akrab disapa Ibas, secara resmi membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Jawa Barat di Kota Bandung. Dalam sambutannya, Ibas menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sebuah ruang pembelajaran yang strategis untuk membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter kuat, dan berbudaya luhur.

Lomba Sebagai Sarana Pembelajaran Nilai Kebangsaan

Pimpinan MPR RI yang berasal dari Bandung ini menekankan bahwa lomba cerdas cermat harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat pemahaman generasi muda terhadap fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. "Lomba ini bukan hanya sekadar lomba, ini adalah ruang belajar, ruang bagi kita untuk terus tumbuh, ruang bagi kita untuk terus mencintai bangsa," ujar Ibas dalam keterangannya pada Sabtu, 11 April 2026.

Ia lebih lanjut menjelaskan bahwa Empat Pilar MPR RI—Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—harus terus dipahami dan diinternalisasi dari masa ke masa. "Itulah dasar kita, itulah kekuatan kita," tegasnya, seraya mengingatkan pentingnya nilai-nilai tersebut sebagai pilar penyangga bangsa.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pendidikan Sebagai Instrumen Utama Membangun Bangsa

Ibas, yang merupakan lulusan S3 IPB University, juga menekankan peran pendidikan sebagai instrumen utama dalam membangun bangsa yang kuat dan damai. Menurutnya, generasi muda perlu terus didorong untuk menjadikan pendidikan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks.

"Seperti apa yang dikatakan Ki Hajar Dewantara, pendidikan adalah tuntunan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak bangsa Indonesia. Dan juga pesan dunia yang sering kita dengar, pendidikan adalah senjata paling kuat yang bisa digunakan untuk mengubah dunia," papar Ibas. Ia menambahkan bahwa bangsa ini tidak memerlukan perang atau pertikaian, melainkan pendidikan yang berkualitas di semua jenjang, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.

Kecerdasan Intelektual dan Penguatan Karakter

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat tersebut kemudian mengaitkan lomba ini dengan pembentukan karakter generasi muda. Ibas menilai bahwa kecerdasan intelektual harus berjalan seiring dengan penguatan karakter dan budaya bangsa agar generasi muda tidak kehilangan jati diri di tengah arus perkembangan zaman.

"Tema hari ini adalah cerdas, hebat, dan berbudaya. Cerdas pikirannya, hebat karakter anak-anak bangsa kita, dan tentu kita harus memperkuat budaya kita agar kita tidak luntur dalam kemajuan zaman," ungkapnya. Hal ini menunjukkan komitmennya untuk menciptakan generasi yang tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga memiliki integritas dan kecintaan terhadap budaya lokal.

Dorongan untuk Menjadi Generasi Tangguh

Lebih lanjut, Ibas yang saat ini berdomisili di Cikeas, Bogor, mendorong para peserta lomba untuk menjadi generasi yang tangguh dan siap melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa. Ia menegaskan bahwa kompetisi bukanlah tujuan akhir, melainkan proses untuk saling belajar dan mempererat persaudaraan antar peserta.

"Jadilah generasi yang tangguh, yang dapat mengarungi kehidupan pasang surut bangsa Indonesia. Pada saatnya, kalianlah yang akan melanjutkan tonggak pemerintahan dan juga apa pun yang kalian cita-citakan menjadi lebih maju dan lebih sejahtera," jelas Ibas. Ia menambahkan bahwa kemenangan dalam lomba memang baik, tetapi yang lebih penting adalah proses belajar dan saling memahami satu sama lain.

Pelaksanaan Lomba dan Hasil Kompetisi

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Jawa Barat ini diselenggarakan melalui kerja sama antara Sekretariat Jenderal MPR RI dan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Kompetisi berlangsung dalam tiga sesi yang dinamis:

  • Sesi pertama: Wawasan Empat Pilar MPR RI
  • Sesi kedua: Tematik Empat Pilar MPR RI
  • Sesi ketiga: Sesi rebutan yang kompetitif

Berdasarkan hasil akhir, SMA Negeri 2 Bogor berhasil meraih juara pertama dan berhak melaju ke tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Jakarta. Posisi juara kedua diraih oleh SMA Negeri 4 Bogor, sementara juara ketiga diraih oleh SMA Negeri 1 Majalengka.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga

Apresiasi dari Peserta dan Penutup

Perwakilan peserta dari SMA Negeri 1 Majalengka menyampaikan apresiasi kepada MPR RI atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Mereka mengungkapkan bahwa lomba ini membantu para siswa memperdalam pemahaman terhadap wawasan kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, hingga TAP MPR secara lebih komprehensif.

Menutup sambutannya, Ibas yang juga lulusan S2 Nanyang Technological University (Singapura) menyampaikan harapan agar kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi bangsa. "Selamat menjalankan perlombaan ini. Semoga diberikan kelancaran, kekhidmatan, dan menghasilkan sesuatu yang positif, yang bermanfaat untuk bangsa Indonesia," pungkasnya.

Kegiatan pembukaan ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono dan Anggota Badan Sosialisasi MPR RI dari unsur DPD RI Aanya Rina Casmayanti, menunjukkan dukungan luas terhadap upaya penguatan nilai kebangsaan melalui pendidikan.