Grace Natalie Klaim Arus Kader Partai Lain Bergabung ke PSI Semakin Deras
Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, mengklaim bahwa banyak kader dari partai lain mulai bergabung ke PSI, dengan angka yang terus mengalami peningkatan. Pernyataan ini disampaikannya dalam acara Konsinyering PSI yang digelar di Jakarta Barat pada Minggu, 12 April 2026.
"Banyak dan terus bergabung, masalahnya itu jadi angkanya terus bergerak," ujar Grace Natalie dalam keterangannya. Ia menegaskan bahwa PSI merupakan partai yang terbuka dan menerima semua kalangan serta kader dari berbagai latar belakang politik.
PSI Sebagai Partai Super Terbuka
Grace Natalie menjelaskan bahwa PSI adalah partai super terbuka di mana semua orang diterima dan dianggap sebagai pemegang saham. "Partai ini bukan partai keluarga, bukan partai sekelompok orang segelintir orang saja," tegasnya. Ia menambahkan bahwa PSI membuka pintu selebar-lebarnya bagi tokoh-tokoh politik untuk bergabung, termasuk figur besar yang memiliki pengaruh di panggung politik nasional.
"Jadi PSI terus menantikan dan dengan tangan terbuka menunggu bergabungnya tokoh-tokoh yang lain lagi termasuk tokoh-tokoh yang mungkin dalam benaknya teman-teman," kata Grace Natalie. Hal ini menunjukkan komitmen PSI untuk memperluas basis dukungan dan memperkuat struktur partai menjelang pemilihan umum mendatang.
Kaesang Pangarep Ngebut Susun Mesin Politik PSI
Sebelumnya, Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, menyatakan bahwa partainya tengah mengebut persiapan mesin politik untuk menghadapi Pemilu 2029. Ia memastikan bahwa PSI akan siap berperang di kontestasi politik tersebut. "Kalau bisa akhir tahun ini udah selesai semua sampai tingkat desa supaya nanti di 2029 kita tinggal siap perang saja," ucap Kaesang dalam kegiatan Konsinyering DPW PSI di Jakarta.
Kaesang mengungkapkan bahwa pembentukan struktur organisasi PSI telah mencapai kemajuan signifikan. Untuk Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di tingkat kecamatan, persentasenya telah mencapai 74 persen. Ia menekankan bahwa struktur partai yang lengkap hingga ke desa menjadi kunci utama dalam menghadapi dan memenangkan kontestasi politik.
"Buat saya ini adalah suatu pencapaian yang sangat-sangat sangat baik, karena ketika pertama kali saya memimpin partai ini semuanya kan masih kosong, bahkan DPD pun masih banyak yang kosong, tapi alhamdulillah sekarang sudah punya perwakilan di kecamatan dan ada sudah ada 5.000 lebih," kata Kaesang. Namun, ia juga mengingatkan seluruh pengurus dan kader untuk tidak melupakan persiapan verifikasi partai pada tahun 2027 sebelum siap berperang di Pemilu 2029.



