Golkar Ajak Seluruh Elemen Jaga Persatuan di Momen Idulfitri
Partai Golkar menyerukan pentingnya pengendalian diri dan menjaga persatuan nasional di tengah situasi geopolitik global yang tidak menentu. Seruan ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum DPP Golkar, Ace Hasan Syadzily, dalam sambutannya di Masjid Syaharatun Thayyibah, DPP Golkar, Jakarta Barat, pada Sabtu, 29 Maret 2026.
Ace mewakili Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, yang sedang merayakan Idulfitri di Papua. Dia menegaskan bahwa dampak geopolitik dunia sudah mulai terasa di dalam negeri, dan kondisi ini dinilai rawan jika tidak diimbangi dengan pengendalian diri yang ketat.
Dampak Geopolitik Global dan Tuntutan Stabilitas
"Situasi geopolitik global berdampak ke dalam negeri, kita dituntut menjaga hal-hal yang bisa menimbulkan situasi tidak kondusif," ucap Ace Hasan Syadzily. Dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan kekompakan, menekankan bahwa stabilitas nasional merupakan kunci utama dalam menghadapi tekanan global yang semakin intens.
"Karena itu mari kita jaga persatuan kita, kekompakan kita," kata Ace, menambahkan bahwa dalam momen Idulfitri ini, semangat kebersamaan harus diperkuat untuk mengatasi tantangan bersama.
Peran Golkar sebagai Penjaga Stabilitas Politik
Ace menegaskan bahwa Partai Golkar harus tetap berperan sebagai penjaga stabilitas politik di Indonesia. Dia meminta agar partainya terus hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi konkret atas berbagai permasalahan yang timbul akibat dinamika global.
"Golkar dituntut terus berkarya, hadir di tengah masyarakat, dan memberikan solusi," ujar dia. Pernyataan ini menegaskan komitmen Golkar untuk berkontribusi dalam menjaga ketahanan nasional di tengah gejolak dunia.
Khidmatnya Salat Idulfitri di DPP Golkar
Acara salat Idulfitri di Masjid Syaharatun Thayyibah dihadiri oleh sejumlah elite Partai Golkar, termasuk Ketua Dewan Etik M Hatta, Yuddy Chrisnandi, dan M Misbakhun. Warga sekitar juga turut memadati masjid, menciptakan suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan.
Salat Id dipimpin oleh khatib KH Nurul Badrut Taman dari Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (NU). Suasana berlangsung dengan penuh kekhusyukan, dihadiri oleh keluarga pengurus partai serta masyarakat setempat, mencerminkan harmoni dalam keberagaman.
Dengan seruan ini, Golkar berharap dapat menginspirasi seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas dan persatuan, terutama dalam menghadapi tantangan geopolitik yang semakin kompleks di era globalisasi.



