Wapres Gibran Tinjau Langsung Dampak Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah tiba di Manado, Sulawesi Utara, pada Senin malam, 6 April 2026, untuk melakukan peninjauan langsung di sejumlah lokasi yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6. Gempa yang mengguncang wilayah tersebut terjadi pada 2 April 2026, menimbulkan kerusakan signifikan di berbagai fasilitas dan bangunan.
Kedatangan dan Agenda Kunjungan
Menurut informasi dari Kepala Biro Administrasi Pimpinan Pemprov Sulut, Christian Iroth, Wapres Gibran mendarat di Bandara Sam Ratulangi Manado sekitar pukul 19.00 WITA. Ia disambut langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus, Wakil Gubernur Victor Mailangkay, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Christian menjelaskan bahwa agenda kunjungan Wapres Gibran akan berlangsung dari Selasa pagi hingga siang hari, sebelum ia kembali ke Jakarta. Rencana ini mencakup serangkaian kunjungan ke titik-titik kritis yang terdampak gempa, dengan fokus pada asesmen kerusakan dan dukungan kepada korban.
Lokasi yang Dikunjungi
Pada Selasa pagi, Wapres Gibran dijadwalkan mengunjungi gedung KONI Sario di Manado, yang mengalami kerusakan parah akibat gempa. Sisi barat gedung tersebut dilaporkan ambruk, menunjukkan dampak dahsyat dari guncangan tersebut.
Selain itu, Gibran juga akan bertemu dengan keluarga korban meninggal, Deitje Lahia, yang menjadi korban setelah tertimpa material reruntuhan dari gedung KONI Sario. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan penghiburan dan mengevaluasi kebutuhan bantuan bagi keluarga yang terdampak.
Kunjungan ke Gereja dan Kota Bitung
Agenda selanjutnya meliputi kunjungan ke Gereja Katolik Bunda Hati Kudus Yesus di Desa Rumengkor, Kabupaten Minahasa. Gereja ini mengalami kerusakan serius, termasuk plafon yang jatuh dan retakan pada dinding, sebagaimana telah dikunjungi sebelumnya oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto akhir pekan lalu.
Wapres Gibran juga akan melanjutkan perjalanan ke Kota Bitung, yang terletak sangat dekat dengan episentrum gempa. Kunjungan ini penting untuk menilai dampak langsung di wilayah yang paling dekat dengan pusat guncangan.
Setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan tersebut, Wapres Gibran dijadwalkan segera kembali ke Jakarta pada siang hari Selasa, menandakan komitmen pemerintah dalam menangani bencana secara cepat dan responsif.



