Komisi XI DPR Serukan Masyarakat untuk Menjaga Perasaan Korban Bencana
Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia telah mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh lapisan masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi kondisi para korban bencana. Permintaan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak psikologis yang dialami oleh warga yang terdampak berbagai musibah alam maupun non-alam di Tanah Air.
Hindari Konten yang Menyakiti Perasaan Korban
Dalam pernyataannya, Komisi XI DPR menekankan pentingnya menghindari penyebaran konten-konten yang dapat menyakiti perasaan atau memperburuk trauma para korban bencana. Hal ini mencakup gambar, video, atau narasi yang bersifat eksploitatif, menghina, atau tidak sensitif terhadap kondisi mereka yang sedang berduka dan berjuang memulihkan diri.
Anggota Komisi XI DPR menjelaskan bahwa bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga luka psikologis yang dalam. Oleh karena itu, dukungan dari masyarakat harus diarahkan pada upaya-upaya yang konstruktif dan empatik, bukan justru menambah beban mental para korban.
Fokus pada Dukungan Psikologis dan Solidaritas
Komisi XI DPR mengajak publik untuk lebih fokus memberikan dukungan psikologis dan menunjukkan solidaritas yang tulus kepada para korban bencana. Bentuk dukungan yang dimaksud meliputi:
- Menyebarkan informasi yang akurat dan bermanfaat terkait penanganan bencana.
- Berpartisipasi dalam kegiatan relawan atau penggalangan dana yang terorganisir.
- Menghormati privasi dan martabat korban dengan tidak mengumbar detail pribadi mereka di media sosial.
- Mendorong lingkungan yang suportif bagi proses pemulihan jangka panjang.
"Kami memahami bahwa rasa ingin tahu dan kepedulian masyarakat seringkali tinggi saat terjadi bencana. Namun, penting untuk diingat bahwa korban adalah manusia yang sedang dalam kondisi rentan," tegas perwakilan Komisi XI DPR.
Peran Media dan Influencer dalam Menyebarkan Empati
Komisi XI DPR juga menyoroti peran krusial media massa dan para influencer dalam membentuk narasi publik terkait bencana. Mereka diharapkan dapat menjadi contoh dalam menyebarkan pesan-pesan empati dan menghindari sensasionalisme yang dapat memperparah situasi.
Dengan langkah ini, Komisi XI DPR berharap dapat menciptakan lingkungan sosial yang lebih mendukung bagi para korban bencana, sehingga proses pemulihan fisik dan mental dapat berjalan lebih optimal. Imbauan ini sejalan dengan upaya pemerintah dan berbagai lembaga terkait dalam penanganan bencana yang holistik dan berkelanjutan.
