Bahlil Berkelakar: Lailatul Qadar bagi Golkar adalah Tambahan Kursi
Bahlil: Lailatul Qadar Golkar adalah Tambahan Kursi

Bahlil Berkelakar: Lailatul Qadar bagi Golkar adalah Tambahan Kursi

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia berkelakar bahwa Lailatul Qadar bagi Partai Golkar adalah bertambahnya jumlah kursi. Candaan tersebut disampaikan Bahlil dalam acara peringatan Nuzulul Quran dan buka puasa bersama yang digelar Partai Golkar pada Jumat, 6 Maret 2026.

Awalnya, Bahlil menyebut malam Lailatul Qadar akan turun hanya kepada orang-orang yang diberikan berkah. "Ini insyaallah kalau orang yang selalu diberikan berkah, secercah harapan Lailatul Qadar sudah mulai turun. Tapi kalau bagi Partai Golkar, Lailatul Qadar itu kalau kursi tambah," ujar Bahlil di DPP Golkar dikutip Sabtu (7/3/2026).

Nilai Al-Quran sebagai Pedoman Kekuasaan

Menurut Bahlil, nilai Al-Quran harus menjadi pedoman dalam menjalankan kekuasaan, termasuk bagi kader Golkar. "Jadi kalau kader Partai Golkar di eksekutif maupun legislatif, ini tidak hanya sekadar kekuasaan yang kita rebut, tapi kekuasaan amanah itu harus menjadi rahmatan lil 'alamin," kata dia.

"Karena setiap kekuasaan itu insyaallah akan menjadi instrumen pengabdian dan kita akan mempertanggungjawabkan nanti di Yaumul Mahsyar ketika kita kembali kepada Sang Khalik, akan ditanyakan seberapa besar manfaat dari apa yang telah engkau dapatkan ketika diberikan amanah untuk menjadi pemimpin di bangsa ini," sambung Bahlil.

Target Pemilu 2029 dan Larangan Menyerang Kebijakan Pemerintah

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, mulai berbicara soal target partainya pada Pemilu 2029. Ia menargetkan adanya kenaikan perolehan suara yang signifikan dibanding hasil sebelumnya. Hal itu disampaikan pada peringatan HUT Fraksi Partai Golkar ke-58 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

"Bukan hanya sekadar jadi, tetapi suaranya meningkat. Kalau sekarang dapat suara 100 ribu, ya 2029 meningkat sekitar 20 persen minimal dari 100 ribu menjadi 120 ribu," kata Sarmuji dalam sambutannya.

Ketua Fraksi Golkar di DPR ini berharap, 2029 akan ada perwakilan partai berlambang pohon beringin itu di setiap daerah. "Dengan demikian, kita menjadi lokomotif partai di masing-masing daerah. Partai Golkar menambah kursi di masing-masing dapil. Kita berharap betul kerja sama, kedisiplinan, rekan-rekan anggota fraksi, terutama merawat dapil," ungkap Sarmuji.

Di lain sisi, dia mengingatkan agar seluruh kader Golkar dilarang menyerang apapun yang menjadi kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, karena sudah fatsun politiknya dan konsekuensi menjadi koalisi pemerintah. "Jangan pernah menyerang kebijakan Presiden dan Wakil Presiden sebagai konsekuensi kita berada di koalisi pemerintah," kata Sarmuji.

Dia menegaskan, fraksi Golkar harus mendukung program pemerintah, termasuk agenda Asta Cita. Ia juga mendorong koalisi yang ada saat ini dapat menjadi koalisi permanen. Selain itu, Sarmuji mengingatkan anggota Fraksi untuk menjaga komunikasi internal dan tidak saling menyerang sesama anggota koalisi termasuk para menteri dari internal partai.

"Kita punya banyak menteri dan wakil menteri. Kalau ada hal-hal yang perlu dibicarakan di antara kawan sendiri, tolong kasih masukan sebelum rapat dimulai. Jangan sampai jeruk makan jeruk," ujarnya.