Narji Resmi Bergabung dengan PSI
Komedian Sunarji, yang dikenal dengan nama Narji, resmi meninggalkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kepindahan ini dikonfirmasi oleh Ketua DPP PSI Bestari Barus. Narji dikukuhkan sebagai kader baru PSI dalam acara sunatan massal yang digelar oleh DPW PSI Banten pada Minggu, 5 Juli 2026.
Bestari Barus menyatakan bahwa pengukuhan Narji dilakukan secara simbolis dengan pemberian jaket partai di acara tersebut. "Kemarin hari Minggu ada gelar sunatan massal oleh DPW Banten, di kesempatan itu dihadiri juga oleh Narji. Disanalah beliau dikukuhkan dan dijaketkan," kata Bestari kepada Liputan6.com pada Selasa, 7 Juli 2026.
Perjalanan Politik Narji dari PKS ke PSI
Narji pertama kali terjun ke dunia politik pada 19 Desember 2021, saat ia bergabung dengan PKS. Ia menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) langsung dari Presiden PKS Ahmad Syaikhu di kantor DPD PKS Tangerang Selatan. "Selamat bergabung Bang Narji. Ini saya berikan KTA dan peci saya," ujar Ahmad Syaikhu saat itu.
Pada Pemilu 2024, Narji maju sebagai calon legislatif DPR RI dari PKS untuk daerah pemilihan Jawa Tengah X. Namun, ia gagal meraih kursi di Senayan. Nasib Narji berbeda dengan rekannya sesama anggota grup Cagur, Denny Wahyudi, yang berhasil lolos ke DPR dari PDI Perjuangan. Denny menjadi salah satu dari 24 selebriti yang terpilih sebagai anggota DPR periode 2024-2029.
Profil Narji: Dari Pelawak ke Politisi
Narji memulai kariernya sebagai anggota grup lawak Cagur bersama Wendy dan Deni. Nama Cagur merupakan singkatan dari Calon Guru, karena ketiganya adalah mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (dahulu IKIP). Grup ini meraih juara III Lomba Humor Ala Mahasiswa (HAM) pada 1997 dan juara III Lomba Humor Nasional yang digelar Lembaga Humor Indonesia.
Selain melawak, Narji juga aktif sebagai presenter acara komedi seperti "Akhirnya Datang Juga Plus-Plus". Ia pernah menjadi Panglima Perang Republik BBM di Indosiar dan bintang tamu di sitkom OB. Pada 2009, Narji memulai karier akting di film layar lebar melalui debutnya di "Pijat Atas Tekan Bawah", di mana ia berperan sebagai seorang gay.
Dampak dan Harapan PSI
Bestari Barus berharap kehadiran Narji dapat memperkuat PSI dalam menghadapi kontestasi politik 2029. Ia menambahkan bahwa perpindahan kader antarpartai adalah hal lumrah, dan PSI akan terus mendatangkan tokoh-tokoh baru, meskipun identitas mereka masih dirahasiakan. "Bergabungnya kader dari partai lain ke PSI tidak akan berhenti pada Narji," ujar Bestari.



