Ketum Partai Ummat Ungkap Alasan Amien Rais Bikin Video soal Prabowo dan Teddy
Ketum Partai Ummat Ungkap Alasan Amien Rais soal Video Prabowo

Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi, telah berkomunikasi dengan Amien Rais terkait video pernyataan di kanal YouTube yang membahas kedekatan Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Ridho menjelaskan bahwa video tersebut merupakan ungkapan keresahan pribadi Amien Rais.

Alasan Amien Rais Membuat Video

"Komunikasi dengan Pak Amien sudah dilakukan. Alasannya karena beliau melihat keresahan di masyarakat yang relatif sudah meluas. Jadi beliau menyuarakan keresahan tersebut dengan bahasa lugas sebagaimana ciri khas Pak Amien," kata Ridho saat dihubungi pada Minggu, 3 Mei 2026.

Ridho menambahkan, "Saya lihat ini bentuk rasa cinta beliau ke negeri ini dan Pak Prabowo sebagai sahabat lamanya. Kita sudah saksikan bersama rekam jejak kritis Pak Amien sejak zaman orde baru."

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Respons Partai Ummat terhadap Kontroversi

Ridho mengungkapkan bahwa pihaknya belum berkomunikasi dengan Seskab Teddy usai video tersebut menjadi gaduh. Namun, Partai Ummat tidak menutup kemungkinan untuk menjalin komunikasi dengan pihak mana pun. "Sejauh ini belum ada komunikasi dengan Setkab Teddy. Belum ada rencana, karena Partai Ummat sedang menggelar Musyawarah Nasional dalam dua hari ini. Tapi prinsipnya kami tidak menutup komunikasi dan silaturahim dengan siapa pun," jelasnya.

Pernyataan Menteri Komdigi

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid turut angkat bicara mengenai video yang diunggah Amien Rais. Meutya menyebut video tersebut merupakan pembunuhan karakter. "Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah mengidentifikasi sebaran video yang memuat narasi fitnah, pembunuhan karakter, dan serangan personal yang ditujukan kepada Presiden RI. Video tersebut diunggah oleh Ketua Majelis Syura Partai Ummat," ujar Meutya dalam postingan Instagram @kemkomdigi pada Sabtu, 2 Mei 2026.

Meutya menegaskan bahwa pernyataan Amien Rais mengandung ujaran kebencian dan berpotensi memecah belah bangsa. "Komdigi menegaskan bahwa isi video tersebut adalah hoaks, fitnah, serta mengandung ujaran kebencian. Narasi yang dibangun merupakan upaya merendahkan martabat pimpinan tertinggi negara, tidak memiliki dasar fakta, serta bagian dari upaya provokasi untuk menciptakan kegaduhan publik. Hal ini berpotensi memecah belah bangsa," katanya.

Langkah Hukum dari ABP

Sebelumnya, Aliansi Bangsa Prabowo (ABP) menyiapkan langkah hukum terkait pernyataan Amien Rais. Tuduhan tersebut dinilai sebagai tuduhan keji yang harus ditindak secara hukum.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga