Golkar Tetapkan Target Ambisius untuk Pemilu 2029: Suara Naik 20 Persen
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, secara resmi mengumumkan target partainya dalam menghadapi Pemilu 2029. Dalam peringatan HUT ke-58 Fraksi Partai Golkar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Jumat (13/2/2026), ia menyatakan bahwa partai berlambang pohon beringin ini menargetkan kenaikan perolehan suara yang signifikan.
Target Kenaikan Suara dan Ekspansi Daerah
"Bukan hanya sekadar jadi, tetapi suaranya meningkat. Kalau sekarang dapat suara 100 ribu, ya 2029 meningkat sekitar 20 persen minimal dari 100 ribu menjadi 120 ribu," tegas Sarmuji dalam sambutannya. Ia menekankan bahwa target ini bukan hanya angka, tetapi bagian dari strategi untuk memperkuat posisi partai di tingkat nasional.
Ketua Fraksi Golkar di DPR ini juga berharap agar pada 2029, partai dapat memiliki perwakilan di setiap daerah. "Dengan demikian, kita menjadi lokomotif partai di masing-masing daerah. Partai Golkar menambah kursi di masing-masing dapil. Kita berharap betul kerja sama, kedisiplinan, rekan-rekan anggota fraksi, terutama merawat dapil," ungkapnya. Hal ini menunjukkan fokus pada penguatan basis elektoral melalui disiplin dan kolaborasi internal.
Larangan Menyerang Kebijakan Presiden dan Wapres
Di sisi lain, Sarmuji mengingatkan seluruh kader Golkar untuk tidak menyerang kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. "Jangan pernah menyerang kebijakan Presiden dan Wakil Presiden sebagai konsekuensi kita berada di koalisi pemerintah," katanya. Ini merupakan fatwa politik yang tegas, mengingat Golkar adalah bagian dari koalisi pendukung pemerintah.
Ia menegaskan bahwa fraksi Golkar harus mendukung program pemerintah, termasuk agenda Asta Cita, dan mendorong koalisi saat ini menjadi permanen. "Kita punya banyak menteri dan wakil menteri. Kalau ada hal-hal yang perlu dibicarakan di antara kawan sendiri, tolong kasih masukan sebelum rapat dimulai. Jangan sampai jeruk makan jeruk," tambah Sarmuji, menekankan pentingnya komunikasi internal yang harmonis di antara anggota koalisi.
Dukungan untuk Program Pemerintah
Sarmuji juga menyoroti dukungan terhadap kebijakan negara, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG). "Tugas kita adalah menyempurnakan melalui masukan-masukan kepada menteri terkait dan memberikan kontribusi bagi penyempurnaan konsep makan bergizi gratis," ucapnya. Ini menunjukkan peran Golkar tidak hanya sebagai pendukung, tetapi juga sebagai mitra kritis dalam penyempurnaan kebijakan.
Dengan target suara yang ambisius dan komitmen pada koalisi, Partai Golkar tampaknya mempersiapkan diri untuk pemilu mendatang dengan strategi yang terukur dan disiplin, sambil menjaga stabilitas pemerintahan saat ini.



