Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa di Depan Gedung DPR
Jakarta, CNN Indonesia -- Ribuan orang dari organisasi kepemudaan hingga mahasiswa dari sejumlah kampus di Jakarta menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Jumat (19/6/2026). Aksi ini dimulai sejak pukul 15.30 WIB dan dihadiri oleh massa dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), mahasiswa Universitas Mercubuana, serta Universitas Trisakti.
Meskipun aksi digelar secara terpisah, sejumlah tuntutan yang disuarakan memiliki kesamaan. Beberapa isu utama yang diangkat antara lain kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG), pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta tuntutan reformasi sipil.
Tuntutan dari Berbagai Kelompok
Dalam rilis aksi HMI, mereka menyatakan bahwa berbagai kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada masyarakat harus dievaluasi secara serius. Hal ini demi terwujudnya keadilan sosial dan kesejahteraan nasional. Sementara itu, mahasiswa Trisakti yang datang belakangan membawa tiga tuntutan utama, yaitu:
- Memulihkan ekonomi dan politik nasional.
- Memberantas inkompetensi pejabat publik.
- Mengembalikan supremasi sipil.
Selain itu, mahasiswa juga mendesak pemerintah untuk segera menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan menghentikan pemborosan APBN. Mereka juga menyatakan penolakan terhadap Undang-Undang Polri yang baru saja disahkan.
Pengamanan Aksi
Sebelumnya, sebanyak 4.000 aparat keamanan dikerahkan untuk mengawal jalannya demo mahasiswa Trisakti hingga ke Gedung DPR. Aksi berlangsung relatif tertib meskipun terdapat sejumlah orasi yang keras dari para demonstran.
Demo ini menjadi sorotan publik karena menyuarakan isu-isu krusial yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah. Para mahasiswa berharap agar tuntutan mereka didengar dan ditindaklanjuti oleh para wakil rakyat di DPR.



