Rangkaian pemakaman Pemimpin Revolusi Islam Iran, Ayatollah Ali Khamenei, resmi dimulai pekan ini. Pemerintah Iran memperkirakan sekitar 20 juta orang akan menghadiri prosesi akbar tersebut. Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengimbau seluruh rakyat Iran untuk memadati lokasi pemakaman dan saling membantu selama acara berlangsung.
Seruan untuk Keadilan dan Pembalasan
Dalam pernyataannya, Ghalibaf menekankan bahwa bangsa Iran harus menyuarakan tuntutan balasan atas keadilan ke hadapan dunia internasional. "Kita harus bangkit dan membawa seruan bangsa ini akan keadilan dan pembalasan ke dunia internasional. Biar dunia tahu bahwa bangsa Iran yang mulia dan bermartabat tidak akan tinggal diam menghadapi penindasan serta keangkuhan global, dan tidak akan membiarkan darah Imam mereka tumpah sia-sia," kata Ghalibaf sebagaimana dilansir dari laman IRNA pada Kamis (2/6/2026).
Antisipasi dan Persiapan
Pemerintah Iran telah menyiapkan berbagai fasilitas dan pengamanan untuk mengakomodasi jutaan pelayat yang diperkirakan datang dari seluruh penjuru negeri. Rute-rute utama menuju lokasi pemakaman telah ditetapkan, dan layanan transportasi umum diperluas untuk memudahkan mobilitas massa. Petugas keamanan dan sukarelawan juga dikerahkan untuk menjaga ketertiban dan memberikan bantuan medis jika diperlukan.
Prosesi pemakaman ini menjadi momen bersejarah bagi Iran, mengingat besarnya jumlah pelayat yang diprediksi hadir. Ayatollah Khamenei memimpin Iran selama lebih dari tiga dekade dan dihormati sebagai figur sentral dalam politik dan keagamaan negara tersebut. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi pendukung setianya, sekaligus memunculkan spekulasi mengenai masa depan kepemimpinan Iran.
Reaksi Internasional
Sejumlah negara dan pemimpin dunia telah menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Ayatollah Khamenei. Beberapa pihak juga mengamati dampak potensial dari kepergiannya terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah. Namun, fokus utama saat ini adalah kelancaran dan kekhidmatan prosesi pemakaman yang dihadiri jutaan rakyat Iran.



