Jokowi Targetkan PSI Lebih dari Sekadar Kursi DPR RI pada Pemilu 2029
Jokowi Targetkan PSI Lebih dari Sekadar Kursi DPR RI

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan safari politik pertamanya di Lampung pada akhir pekan lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk mengapresiasi konsolidasi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di daerah tersebut. Jokowi menyatakan kecintaannya kepada masyarakat Lampung dan menegaskan bahwa perjalanan panjang ke daerah itu dilakukan karena kedekatannya dengan warga setempat.

Apresiasi dan Target Besar PSI

Dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PSI Kota Bandar Lampung, Jokowi mengungkapkan bahwa target PSI untuk Pemilu 2029 tidak lagi sekadar mendapatkan kursi di DPR RI. Ia menyebut ada target yang lebih besar, namun enggan membeberkan secara gamblang karena merupakan strategi internal partai. "Bukan target masuk Senayan, masuk Senayan itu insyaallah masuk. Tapi angka yang kita targetkan itu angka yang tidak kecil. Saya enggak usah sebut di sini, ini internal, kan? Banyak eksternal yang juga ada di ruangan ini. Targetnya itu target besar," ujar Jokowi pada Sabtu (27/6) seperti dikutip dari detikSumbagsel.

Struktur Partai Hampir Sempurna

Jokowi mengapresiasi capaian struktur PSI di Provinsi Lampung. Ia menyebut kepengurusan PSI di daerah ini sudah terbentuk hampir sempurna di tingkat akar rumput. "Di Lampung, [kepengurusan] sampai tingkat ranting sudah di atas 90 persen. Ini akan menjadi sebuah mesin besar dan mesin partai yang kuat. Tapi mesin struktur itu harus hidup dan bekerja," katanya. Meski demikian, Jokowi meminta kader PSI untuk terus membangun mesin partai yang kuat hingga ke tingkat desa.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kader Harus Aktif di Masyarakat

Jokowi menegaskan bahwa struktur organisasi tidak boleh hanya eksis di atas kertas. Kader PSI di tingkat kecamatan dan ranting dituntut aktif membangun hubungan sosial dengan warga, seperti hadir melayat saat ada warga yang meninggal, menghadiri undangan pesta pernikahan, hingga mengikuti kegiatan keagamaan di lingkungan sekitar. "Kami minta kader PSI memperkenalkan partai kepada tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama, agar keberadaan PSI semakin dikenal oleh masyarakat luas," imbuhnya.

Tingkat Pengenalan PSI Masih Rendah

Jokowi mengungkapkan bahwa tingkat pengenalan masyarakat terhadap PSI masih perlu didongkrak. Berdasarkan data yang dimilikinya, baru sekitar 78 persen masyarakat yang mengenal PSI. Sementara itu, tingkat pengenalan terhadap logo gajah sebagai identitas PSI baru mencapai angka 48 persen. "PSI logonya gajah, jadi harus dikenalkan kepada masyarakat dan para tokoh," tutur Jokowi, mengingatkan pentingnya melekatkan identitas partai di benak publik.

Gelar Adat untuk Jokowi

Pada Sabtu (27/6) pagi, Jokowi menerima gelar "Baginda Pemuka Bangsa" dalam prosesi adat Lampung yang berlangsung di Kedatun Keagungan di Jalan Sultan Haji, Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung. Prosesi pengangkatan gelar adat tersebut melibatkan tiga persaudaraan Penyeimbang Buwai Pemuka Way Kan, Buwai Subbing Terbanggi Balak, dan Buwai Bulan Megow Pak Tulang Bawang.

Keyakinan Jokowi terhadap PSI

Jokowi meyakini bahwa PSI yang saat ini dinakhodai putra bungsunya, Kaesang Pangarep, bisa memperoleh kursi di DPR RI pada Pemilu 2029. Ia juga menegaskan bahwa ada target lebih dari sekadar lolos ke Senayan yang harus dicapai. "Saya datang, saya tidak ingin berpanjang-panjang. Struktur partai harus menjadi struktur yang hidup dan bekerja. Kalau itu betul-betul kita lakukan dan kita laksanakan di lapangan, target kita ini bukan target kecil," kata Jokowi di hadapan kader PSI Kota Bandar Lampung.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga