Anggota Komisi D DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidiqi, yang viral karena bermain game dan merokok saat rapat, akhirnya menyampaikan permintaan maaf. Legislator yang akrab disapa Gus Syahri itu mengakui kesalahannya atas perilaku yang dinilai tidak etis tersebut.
Pengakuan dan Permintaan Maaf
"Saya sadar apa yang saya lakukan. Saya khilaf. Semoga ini menjadi pembelajaran dalam hidup saya," katanya, dilansir detikJatim, Kamis (14/5/2026).
Politikus Partai Gerindra tersebut menyampaikan permohonan maaf secara khusus kepada masyarakat Jember sebagai konstituennya. Ia juga meminta maaf kepada pimpinan partai, termasuk Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
"Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat, khususnya kepada masyarakat Jember. Saya juga meminta maaf kepada Ketua Umum dan jajaran pimpinan partai atas perilaku yang tidak etis tersebut," ujarnya.
Rapat Penting Bahas Stunting
Rapat yang diikuti Syahri diketahui merupakan agenda penting yang membahas persoalan stunting di Jember. Karena itu, ia menyatakan siap menerima konsekuensi atas tindakannya, baik dari internal partai maupun dari Badan Kehormatan DPRD.
"Saya siap mendapatkan sanksi, baik dari pihak internal partai maupun dari lembaga DPRD kabupaten," paparnya.
Viral karena Main Game dan Merokok
Sebelumnya, aksi Syahri memicu kegaduhan di tengah masyarakat setelah dirinya terekam kamera tengah asyik bermain game Clash of Clans (CoC) sambil merokok di dalam ruangan ber-AC. Padahal, saat itu sedang berlangsung rapat serius mengenai penanganan stunting di Gedung DPRD Jember.
Perilaku tersebut menuai kritik dari berbagai kalangan karena dianggap tidak menghormati agenda rapat dan melanggar etika sebagai wakil rakyat. Syahri pun berharap permintaan maafnya dapat diterima dan menjadi pelajaran bagi dirinya serta anggota dewan lainnya.



