Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berkolaborasi dengan pihak swasta untuk memperluas akses program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi ribuan mitra pengemudi ojek online (ojol). Program ini diluncurkan dalam acara CKG Komunitas di Rumah Mitra Gojek, Kemang Timur, Jakarta.
Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyatakan bahwa kolaborasi ini bertujuan memastikan CKG menjadi program hasil terbaik cepat (quick win) pemerintah yang benar-benar dimanfaatkan seluas mungkin. Menurut Dante, pemeriksaan kesehatan mandiri biasanya memakan biaya hingga Rp 2–3 juta per orang. Data awal menunjukkan bahwa mitra pengemudi memiliki faktor risiko tinggi terhadap obesitas, hipertensi, hingga prediabetes.
“Nah, ini pentingnya pemeriksaan gratis. Tujuannya menjaga supaya mereka tidak berobat pada saat sakit, tapi menjaga supaya mereka tetap sehat dan produktif,” ujar Dante pada Senin, 25 Mei 2026.
Jenis Pemeriksaan yang Disediakan
Pada fase awal, layanan CKG disediakan langsung di titik aktivitas mitra pengemudi. Pemeriksaan yang diberikan meliputi cek gula darah, kolesterol, dan tekanan darah. Layanan ini dirancang untuk memudahkan para pengemudi dalam mengakses pemeriksaan kesehatan tanpa harus mengeluarkan biaya.
Dukungan dari Gojek
Wakil Direktur Utama dan Deputi CEO GoTo Group, Catherine Hindra Sutjahyo, menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah ini. “Fasilitasi ini merupakan salah satu langkah konkret kami untuk mendukung Asta Cita pemerintah Indonesia pada pembangunan SDM melalui penguatan akses dan mutu layanan kesehatan,” kata Catherine.
Program CKG ini diharapkan dapat menjaga kesehatan para mitra pengemudi sehingga mereka tetap produktif dan terhindar dari penyakit serius. Dengan adanya pemeriksaan gratis, diharapkan para pengemudi dapat mendeteksi dini faktor risiko kesehatan yang mereka miliki.



