Dua Kubu Keraton Solo Gelar Kirab 1 Suro, Mangkubumi Punggungi Purbaya
Dua Kubu Keraton Solo Gelar Kirab 1 Suro, Mangkubumi Punggungi Purbaya

Dua Kubu Keraton Solo Gelar Kirab 1 Suro, Mangkubumi Punggungi Purbaya

Solo, CNN Indonesia -- Dua kubu yang mengklaim takhta Keraton Surakarta menggelar kirab dalam rangka menyambut tahun baru Jawa, 1 Suro BE 1960/2025, pada Selasa (16/6) malam. Kedua kubu melaksanakan kirab masing-masing di lokasi dan waktu yang bersamaan di Solo, Jawa Tengah.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, kubu SISKS Paku Buwana (PB) XIV Mangkubumi dan SISKS PB XIV Purbaya sama-sama menggunakan Sasana Sewaka. Ribuan pendukung dari masing-masing kubu memenuhi area inti Kedhaton di sekitar Sasana Sewaka. Pendukung PB XIV Mangkubumi tampak lebih dominan, memenuhi pelataran Timur dan sebagian Selatan Pendapa Sasana Sewaka. Sementara itu, pendukung PB XIV Purbaya berkumpul di sebagian pelataran sisi selatan Sasana Sewaka.

Mangkubumi bersama Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA), GKR Koes Murtiyah alias Gusti Moeng, dan KGPH Panembahan Agung Tedjowulan duduk di Paningrat Ler (Kanopi Utara) Sasana Sewaka. Di sisi lain, Purbaya duduk di Sasana Parasdya bersama ibundanya, GKR Pakubuwana XIII, dan kakak-kakaknya. Terpantau, Mangkubumi dan para pendukungnya duduk menghadap Timur, memunggungi Purbaya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Meskipun terdapat dualisme penyelenggaraan, Ketua Eksekutif LDA, KP Eddy Wirabhumi, menjelaskan bahwa kirab malam 1 Suro berlangsung tanpa insiden. “Kami berusaha semaksimal mungkin untuk saling menahan diri, menjaga harkat, martabat, juga nama besar Keraton, nama besar Indonesia, nama besar orang Jawa,” ujar Wirabhumi.

Sementara itu, juru bicara PB XIV Purbaya, KPA Singonagoro, menyatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan upacara kirab pusaka 1 Suro dengan matang. Singonagoro menegaskan komitmen mereka untuk menyelenggarakan kirab dengan lancar dan damai. “Kami berharap tidak ada oknum-oknum yang menumpangi atau menciptakan suasana kurang enak,” katanya.

Perebutan takhta Keraton Surakarta antara kubu Purbaya dan kubu Mangkubumi telah berlangsung sejak Sri Susuhunan Pakubuwono XIII mangkat pada awal November 2025.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga