Wamen Bappenas Soroti Peran Penting Polri Sebagai Penjaga Stabilitas Nasional
Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Febrian Alphyanto Ruddyard, menegaskan pentingnya peran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga stabilitas nasional. Dalam pernyataannya, dia bahkan menyebut Polri sebagai 'guardian of stability' yang bertugas mengawal dan menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026.
RKP 2026 Sebagai Kompas Pembangunan
Febrian menjelaskan bahwa rencana kerja yang disusun pemerintah merupakan acuan utama bagi seluruh instansi kementerian dan lembaga negara. Dia menyatakan bahwa penyelenggaraan Rapat Pimpinan (Rapim) Polri sangat relevan untuk menyatukan visi dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
"Rapim ini betul-betul sangat relevan karena saat ini kita baru saja memiliki Rencana Kerja Pemerintah 2026 yang akan menjadi kompas bagi seluruh kegiatan seluruh instansi kementerian dan lembaga di lingkungan pemerintah," ujar Febrian usai menghadiri acara Rapat Pimpinan Polri 2026 di Jakarta Timur, Rabu (11 Februari 2026).
Lingkungan yang Mendukung untuk Pembangunan
Dia menekankan bahwa pembentukan RKP 2026 bukan tanpa alasan, melainkan dirancang untuk menjaga arah pembangunan nasional di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian. Febrian menambahkan bahwa Bappenas memandang semua Rencana Kerja Pemerintah ini tidak dilaksanakan dalam ruang hampa, tetapi dalam suatu lingkungan yang harus dijaga stabilitas, keamanan, dan kepastian hukumnya.
"Bappenas melihat bahwa semua Rencana Kerja Pemerintah ini tidak diluarkan dalam ruang hampa, tapi dalam suatu environment yang memang harus dijaga baik dijaga stabilitasnya, keamanannya, kepastian hukumnya," tutur Febrian.
Sinergi Lintas Sektor untuk Target Pembangunan
Wamen Bappenas juga menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mendukung target pembangunan nasional. Salah satu kolaborasi kunci adalah dengan Polri untuk memastikan terciptanya ruang aman bagi masyarakat untuk berkarya, berusaha, dan berkontribusi terhadap pembangunan.
"Dalam hal ini Polri dapat berperan sebagai aktor utama atau guardian of the stability dari environment untuk bisa berlangsungnya Rencana Kerja Pemerintah dengan baik," pungkas Febrian. Pernyataan ini menggarisbawahi peran strategis Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai pilar pendukung stabilitas yang esensial bagi keberhasilan agenda pemerintah.