Linimasa media sosial X kembali ramai membahas unggahan mengenai biaya pemakaian listrik yang disebut naik dua kali lipat pada pukul 17.00-22.00 WIB. Unggahan tersebut diposting oleh akun @Boe******** pada Minggu (3/5/2026) dengan menyertakan video pendek berisi ajakan untuk mengubah kebiasaan memakai listrik pada rentang waktu tersebut.
Isi Unggahan Viral
Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa beberapa aktivitas penggunaan listrik tidak disarankan dilakukan pada pukul 17.00-22.00 WIB. Aktivitas tersebut antara lain mengisi tandon air lalu mematikannya ketika air sudah penuh, menyalakan pendingin ruangan atau AC, memasak nasi dengan rice cooker, menggunakan mesin cuci, dan menyetrika.
"Baru tahu, biaya listrik dari jam 17-22 adalah 2 kali lipat di luar waktu tersebut. Rubah kebiasaan, ingat waktunya! Viralkan agar mengurangi beban pengeluaran," tulis unggahan tersebut.
Klarifikasi PLN
Menanggapi informasi viral tersebut, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memberikan klarifikasi. PLN menegaskan bahwa tarif listrik untuk pelanggan rumah tangga tidak mengalami perubahan dan tidak ada sistem tarif yang berbeda berdasarkan waktu pemakaian.
"Informasi yang beredar mengenai kenaikan biaya listrik dua kali lipat pada jam 17.00-22.00 adalah tidak benar. Tarif listrik untuk pelanggan rumah tangga bersifat tetap dan tidak dipengaruhi oleh jam pemakaian," ujar juru bicara PLN.
Penjelasan Mengenai Waktu Sibuk
PLN menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan waktu sibuk atau peak hour sebenarnya adalah waktu di mana permintaan listrik tinggi, namun hal tersebut tidak berdampak pada tarif listrik rumah tangga. Tarif listrik untuk pelanggan rumah tangga masih mengacu pada tarif yang ditetapkan pemerintah.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang belum terverifikasi. Jika ada pertanyaan terkait tagihan listrik, masyarakat dapat menghubungi contact center PLN di 123 atau melalui aplikasi PLN Mobile," tambahnya.
Tips Menghemat Listrik
Meskipun informasi tarif ganda tidak benar, PLN tetap menyarankan masyarakat untuk melakukan penghematan listrik. Beberapa tips yang dapat dilakukan antara lain:
- Mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan.
- Menggunakan AC dengan suhu yang sesuai.
- Mengganti lampu dengan LED yang lebih hemat energi.
- Mengatur waktu penggunaan alat elektronik berdaya besar.
Dengan melakukan penghematan, masyarakat dapat mengurangi tagihan listrik bulanan dan turut menjaga pasokan listrik nasional.



