Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan kesediaannya untuk membangun kantor baru bagi Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) DKI Jakarta, dengan syarat organisasi tersebut terlebih dahulu menyediakan lahan. Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat meresmikan Kantor Sekretariat PW Muslimat NU DKI Jakarta pada Selasa, 7 Juli 2026.
Kondisi Kantor Lama Memprihatinkan
Pramono mengaku telah memperhatikan kondisi kantor sekretariat Muslimat NU sejak kunjungan pertamanya pada Oktober tahun lalu. "Saya masih ingat ketika pertama kali ke sini tanggal 2 Oktober, saya sampai dalam hati, batin ini kantor Muslimat kok sekecil ini dan tempatnya begini," kata Pramono dalam sambutannya.
Atas dasar keprihatinan tersebut, Pramono menawarkan dukungan pembangunan gedung baru, namun dengan catatan PW Muslimat NU DKI memiliki lahan yang dapat digunakan. "Bapak-Ibu cari tempat tanah dulu, jangan tanah kami yang ini. Nanti kami yang membangunkan kantornya," ujar Pramono.
Instruksi kepada Jajaran Pemprov
Gubernur Pramono secara khusus meminta jajarannya, termasuk Wali Kota dan Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra), untuk membantu proses pembangunan setelah lahan tersedia. "Ini ada Pak Wali, ada Pak Askesra, jadi tanahnya terserah, kami bagian bangunkan," tegasnya.
Di hadapan pengurus Muslimat NU DKI, Pramono kembali menegaskan komitmen Pemprov DKI untuk merealisasikan pembangunan kantor baru. Ia menilai Muslimat NU DKI Jakarta memiliki kontribusi besar dalam mendukung berbagai program Pemprov DKI Jakarta di tingkat masyarakat.
Peran Strategis Muslimat NU
Menurut Pramono, banyak kader Muslimat yang aktif dalam kegiatan Dasawisma, PKK, hingga Jumantik yang berperan dalam pemberdayaan masyarakat dan penataan lingkungan di tingkat RW. Kontribusi ini menjadi alasan utama Pemprov DKI berkomitmen penuh membantu pembangunan kantor baru.
"Komitmen ini kami berikan karena Muslimat NU telah menjadi mitra strategis dalam program-program kemasyarakatan di Jakarta. Kehadiran kantor yang representatif akan mendukung kinerja organisasi ke depannya," tambah Pramono.
Dengan adanya pernyataan ini, PW Muslimat NU DKI Jakarta diharapkan segera mencari dan menyiapkan lahan yang sesuai agar proses pembangunan kantor baru dapat segera direalisasikan.



