Prabowo: Keterlibatan TNI/Polri di Sawah Jangan Dipersoalkan Lagi
Prabowo: Keterlibatan TNI/Polri di Sawah Jangan Dipersoalkan

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa keterlibatan TNI dan Polri dalam program ketahanan pangan nasional tidak perlu dipersoalkan. Pernyataan tersebut disampaikan saat memimpin Panen Raya TNI yang digelar serentak di 43 lokasi dari Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (18/7/2026).

TNI dan Polri Milik Rakyat

Dalam sambutannya, Prabowo menyatakan bahwa TNI hadir di sawah dan Polri menanam jagung untuk membantu kesulitan masyarakat. "Kesulitan rakyat kita atasi. Udah enggak usah terlalu apa lah ini, prosedur ini apa, kenapa tentara ikut di sawah, kenapa polisi ikut nanam jagung," ujar Prabowo.

Ia menekankan bahwa Indonesia memiliki kondisi yang berbeda dengan negara lain. "Enggak, ini Indonesia. TNI, Polri milik rakyat. Kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI, Polri harus mengatasi kesulitan rakyat. Kalau di negara lain itu urusan kau," jelasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Jangan Campuri Urusan Dalam Negeri

Prabowo juga meminta pihak luar untuk tidak mencampuri urusan Indonesia. Menurutnya, pihak luar tidak akan kasihan jika bangsa Indonesia mengalami kesulitan. "Enggak usah terlalu banyak urusan kita deh, boleh enggak? Lu juga enggak kasihan sama kita. Boleh enggak? Ya kan?" ucapnya.

Ia mengungkapkan rasa bangganya terhadap TNI-Polri yang telah membantu menjaga ketahanan pangan. Selain itu, TNI juga turut membangun ribuan jembatan di berbagai daerah, sementara Polri membangun ribuan titik air untuk penyediaan air bersih. "Hari ini saya bangga, hari ini saya bahagia. Saya sungguh bahagia dan saya sungguh merasa terharu. TNI bangun berapa ribu jembatan, Polri juga berapa ribu titik air. Kita atasi," pungkas Prabowo.

Hanya di Indonesia Polisi dan Tentara Urus Pertanian

Sebelumnya, dalam acara Puncak PENAS Petani dan Nelayan di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026), Prabowo menyatakan bahwa hanya di Indonesia polisi mengurus pertanian dan tentara sering berada di sawah. "Hanya di Indonesia Polisi ngurus pertanian. Hanya di mungkin di Indonesia tentaranya sering ada di sawah. Hanya di Indonesia Angkatan Laut tanam kedelai. Hanya di Indonesia Angkatan Udara tanam tebu," katanya.

Ia meyakini upaya tersebut akan membuat Indonesia bangkit menjadi negara yang hebat. "Tapi ini adalah strategis, ini adalah kenapa Indonesia akan bangkit dengan hebat saudara-saudara sekalian. Kita akan bangkit menjadi negara yang hebat," ujarnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga