Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim Jakarta kini menjadi kota dengan sistem transportasi publik terbaik kedua di ASEAN setelah Singapura. Pencapaian ini diumumkan dalam acara pencanangan pembangunan pedestrian deck Dukuh Atas di Jakarta Pusat, Minggu (21/6).
Peringkat Jakarta di Asia dan Dunia
Selain peringkat kedua di ASEAN, Jakarta juga disebut menempati peringkat kedelapan di Asia dan posisi ke-17 dunia untuk kategori transportasi publik. Pramono menyampaikan hal ini seiring berbagai upaya integrasi moda transportasi yang terus dikembangkan pemerintah provinsi.
"Sebagai informasi, Jakarta sekarang ini menjadi kota nomor dua transportasi publik terbaik di ASEAN setelah Singapura. Nomor delapan di Asia, nomor 17 di dunia," kata Pramono.
Pedestrian Deck Dukuh Atas dan Integrasi Enam Moda
Pembangunan pedestrian deck Dukuh Atas merupakan bagian dari upaya memperkuat integrasi transportasi publik di ibu kota. Menurut Pramono, fasilitas tersebut nantinya akan menghubungkan enam moda transportasi sekaligus di kawasan Dukuh Atas. Awalnya direncanakan hanya empat moda, namun berkembang menjadi enam.
"Tadi disampaikan oleh Dirut MRT (Tuhiyat) bahwa ini empat moda akan terkoneksikan. Padahal kenyataannya bukan hanya empat, menjadi enam moda terkoneksikan," ujarnya.
Keberadaan pedestrian deck akan menciptakan sistem mobilitas yang lebih terintegrasi atau seamless mobility. Dengan konsep tersebut, pengguna transportasi publik dapat berpindah antarmoda dengan lebih mudah tanpa harus terpapar panas maupun hujan.
"Pedestrian ini dengan enam moda yang terhubung akan menjadi seamless mobility. Artinya orang tidak ada lagi yang kepanasan, kehujanan dan sebagainya," ucap Pramono.
Rencana Pengembangan Kawasan Dukuh Atas
Dalam kesempatan itu, Pramono juga mengungkapkan sejumlah rencana pengembangan kawasan Dukuh Atas. Salah satunya menjadikan area tersebut sebagai lokasi layanan imigrasi dan check-in penumpang menuju Bandara Soekarno-Hatta. Ia juga membuka kemungkinan agar produk UMKM yang dipasarkan di kawasan tersebut dapat dikembangkan dengan konsep serupa duty free.
"Saya akan meminta kepada OPD DKI Jakarta di tempat ini juga menjadi tempat untuk imigrasi dan check-in. Dengan demikian saya yakin kereta bandara akan hidup lebih mudah terintegrasi secara keseluruhan," ujarnya.
Jakarta Masuk 100 Kota Dunia, Lebih Baik dari Washington DC
Selain menyinggung capaian transportasi publik, Pramono juga menyebut Jakarta baru saja memperoleh kabar menggembirakan terkait posisi ibu kota dalam daftar kota-kota dunia. "Jakarta sekarang di dalam 100 kota atau capital city dunia. Jakarta yang paling penting lebih baik dari Washington DC," tutup Pramono.



