Sejumlah warga negara asing (WNA) kembali terlihat 'camping' di pinggir jalan kantor Komisioner Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Pengungsi (UNHCR) di Jakarta Selatan, Minggu (5/7/2026). Pantauan detikcom di Jalan Setiabudi Selatan, belakang kantor UNHCR, menunjukkan para pengungsi masih berada di trotoar dan pinggir jalan, sebagian tidur dan sebagian duduk terdiam.
Kondisi di Lokasi
Mereka menggelar tikar di trotoar tanpa tenda. Terlihat galon air dan beberapa koper di dekat mereka. Keberadaan para pengungsi ini menuai perhatian karena mengganggu ketertiban umum. Sebelumnya, aparat gabungan telah menertibkan mereka, namun mereka kembali lagi.
Pernyataan Pemerintah
Wakil Camat Setiabudi, Rizky Noviana Purnama, mengatakan bahwa penertiban sudah dilakukan namun para pengungsi kembali. "Sebelumnya kami sudah melakukan penertiban, namun mereka kembali lagi dan banyak warga yang mengeluhkan aktivitas mereka karena mengganggu ketertiban umum," ujarnya dilansir Antara, Kamis (2/7).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa penanganan pengungsi adalah domain pemerintah pusat, bukan Pemprov DKI. "Yang pertama, untuk pengungsi ini adalah domainnya pemerintah pusat," kata Pramono di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (4/7). Namun, ia menegaskan bahwa jika mereka menggunakan fasilitas publik milik Pemprov DKI secara tidak layak, pihaknya tidak segan menertibkan. "Tetapi, kalau kemudian mereka menggunakan fasilitas Pemerintah DKI Jakarta dengan tidak layak (proper), saya tidak segan-segan untuk menertibkan itu. Kami akan segera tertibkan," lanjut Pramono.



