Kronologi Warga Terkena Pantulan Peluru Saat TNI Gerebek Pengoplos Gas di Bogor
Warga Kena Pantulan Peluru Saat TNI Gerebek Pengoplos Gas

Seorang warga terkena pantulan peluru atau rekoset saat anggota Pomdam III/Siliwangi menggerebek lokasi pengoplosan gas bersubsidi di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Penggerebekan diduga melibatkan oknum TNI sebagai pelindung atau beking.

Kronologi Kejadian

Komandan Detasemen Polisi Militer (Denpom) III/1 Bogor, Letkol Cpm Anggi Wahyu Hardiyanto, menjelaskan kronologi kejadian. Satlak Lidpamfik Pomdam III/Slw menindaklanjuti informasi masyarakat mengenai dugaan keterlibatan oknum anggota TNI AD sebagai beking lokasi pengoplosan gas bersubsidi.

Saat tiba di lokasi, anggota Pomdam Siliwangi mendapat perlawanan dari sekelompok warga. Dalam kondisi terdesak, anggota melepaskan tembakan peringatan ke udara sesuai SOP. Namun, serpihan peluru atau rekoset mengenai seorang warga di bagian bahu kanan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penanganan Kasus

Kasus ini saat ini ditangani oleh Pomdam III/Siliwangi Bandung. Korban segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Letkol Anggi menyatakan bahwa prioritas utama adalah keselamatan korban.

Peristiwa terjadi pada Selasa, 11 Mei, dinihari. Anggota Pomdam III/Siliwangi bergerak berdasarkan laporan masyarakat tentang adanya oknum TNI AD yang melindungi praktik pengoplosan gas. Saat di lokasi, anggota dikeroyok oleh warga yang muncul secara tiba-tiba.

Klarifikasi Lebih Lanjut

Letkol Anggi menambahkan bahwa keterangan lebih lanjut akan disampaikan oleh Pen Kodam III/Slw. Kasus ini telah menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga