Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi menyatakan bahwa permusuhan militer antara Amerika Serikat dan Iran telah berakhir. Pernyataan ini disampaikan menyusul diberlakukannya gencatan senjata sejak awal April 2026.
Surat kepada Kongres
Dalam surat yang ditujukan kepada para pemimpin Kongres pada Jumat (1/5/2026), Trump menegaskan bahwa tidak ada lagi baku tembak antara pasukan AS dan Iran sejak 7 April 2026. Ia menyebut konflik yang dimulai pada 28 Februari 2026 kini telah dihentikan.
“Permusuhan yang dimulai pada 28 Februari telah berakhir,” tulis Trump, sebagaimana dikutip dari Reuters.
Dampak Gencatan Senjata
Gencatan senjata ini diharapkan dapat meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah dan mengurangi risiko gangguan terhadap jalur pelayaran internasional, termasuk Selat Hormuz yang strategis. Sebelumnya, krisis di Hormuz telah memicu kekhawatiran akan dampak pada pasokan energi global.
Pernyataan Trump ini menjadi sinyal positif bagi stabilitas regional dan hubungan diplomatik kedua negara ke depannya.



