Trump Murka Kolam Refleksi Monumen Lincoln Dirusak, Air Dikuras
Trump Murka Kolam Refleksi Monumen Lincoln Dirusak

Trump Tuding Vandalisme di Kolam Refleksi Monumen Lincoln

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, meluapkan kemarahannya setelah Kolam Refleksi Monumen Lincoln di Washington DC diduga menjadi sasaran aksi vandalisme. Dalam sebuah unggahan di platform Truth Social, Trump menyatakan bahwa sebagian besar air di kolam tersebut harus dikuras akibat ulah tidak bertanggung jawab yang merusak fasilitas yang baru saja direnovasi.

"Kami bertemu dengan kontraktor hari ini, mungkin akan terpaksa melepaskan dan menguras sebagian besar air untuk melakukan perbaikan yang diperlukan, tetapi akan menyelesaikannya secepat mungkin," tulis Trump dalam unggahannya, seperti dikutip dari Reuters pada Minggu (21/6/2026).

Sejumlah Tersangka Ditangkap, Trump Tak Beri Bukti

Trump juga mengklaim bahwa beberapa terduga pelaku vandalisme telah berhasil ditangkap. "Banyak orang tambahan telah ditangkap terkait dengan vandalisme yang memalukan di Kolam Refleksi kami yang indah," lanjutnya. Namun, hingga saat ini Trump belum memberikan bukti konkret untuk mendukung tuduhannya. Ia menyebut salah satu aksi vandalisme melibatkan seseorang yang menuangkan bahan kimia korosif ke dalam kolam.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pihak Kepolisian Taman AS, Departemen Dalam Negeri, dan Kantor Kejaksaan AS untuk Distrik Columbia belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan tersebut.

Renovasi Kolam Senilai Rp237 Miliar Bermasalah

Kolam Refleksi Monumen Lincoln baru saja menyelesaikan proyek renovasi senilai $14,7 juta (sekitar Rp237 miliar) yang diumumkan selesai pada 6 Juni lalu. Namun, tak lama setelah selesai, para pekerja mulai menuangkan hidrogen peroksida ke dalam kolam untuk mengatasi pertumbuhan alga yang mengubah warna air menjadi hijau, bukan biru tua seperti yang diharapkan.

Masalah semakin parah ketika cat pada dasar kolam mulai mengelupas dan bercampur dengan air yang sudah berubah warna akibat alga. Kondisi ini memaksa pihak berwenang untuk menguras air kolam guna melakukan perbaikan.

Renovasi Kolam Bagian dari Proyek Besar Trump

Renovasi Kolam Refleksi Monumen Lincoln merupakan bagian dari rencana ambisius Trump untuk mengubah wajah ibu kota AS. Proyek tersebut juga mencakup pembongkaran Sayap Timur Gedung Putih untuk memberi ruang bagi ruang dansa baru, serta pembangunan lengkungan besar di dekat Pemakaman Nasional Arlington, tempat AS menghormati para pahlawan perang dan tokoh nasional.

Insiden ini menambah daftar kontroversi seputar proyek renovasi yang digagas Trump, yang sebelumnya juga menuai kritik dari berbagai kalangan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga