Trump Ingin Gunakan Kode Nuklir untuk Iran, Jenderal Caine Tolak
Trump Minta Kode Nuklir untuk Iran, Ditolak Jenderal Caine

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan berniat menggunakan kode nuklir dalam menghadapi konflik dengan Iran. Namun, rencana tersebut mendapat penolakan keras dari Ketua Kepala Staf Gabungan, Jenderal Dan Caine.

Klaim Mantan Petugas CIA

Klaim ini diungkapkan oleh Larry Johnson, mantan petugas Badan Intelijen AS (CIA), dalam podcast "Judging Freedom" yang dipandu oleh Andrew Napolitano pada Senin (20/4/2026). Informasi tersebut kemudian dilansir oleh AlArabiya pada Rabu (22/4/2026).

Pertemuan Darurat di Gedung Putih

Menurut Johnson, peristiwa itu terjadi selama pertemuan darurat di Gedung Putih pada Sabtu (18/4/2026). Pertemuan tersebut diadakan untuk membahas eskalasi konflik dengan Iran. Dalam forum tertutup itu, Trump disebut secara langsung meminta penggunaan kode nuklir sebagai opsi militer.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Namun, Jenderal Dan Caine dengan tegas menolak permintaan tersebut. Ia menekankan bahwa penggunaan senjata nuklir harus menjadi langkah terakhir dan tidak boleh dipertimbangkan dalam situasi yang belum mencapai ambang batas tertentu. Penolakan ini menunjukkan adanya perbedaan pandangan antara pemerintah dan militer mengenai penanganan konflik dengan Iran.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Gedung Putih atau Pentagon mengenai klaim tersebut. Publik internasional pun menanti klarifikasi lebih lanjut terkait isu sensitif ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga