Serangan Drone di Moskow Tewaskan 3 Orang, Ratusan Drone Dicegat
Serangan Drone di Moskow Tewaskan 3 Orang

Serangan Drone Hantam Rumah dan Infrastruktur di Moskow, Tiga Orang Tewas

Serangan pesawat tak berawak (drone) dilaporkan menewaskan tiga orang di Moskow, Rusia, pada Minggu (17/5/2026) dini hari. Otoritas setempat menyebutkan bahwa ratusan drone berhasil dicegat dalam 24 jam terakhir, namun beberapa di antaranya berhasil mencapai sasaran.

Gubernur Moskow, Andrey Vorobyov, mengonfirmasi bahwa seorang wanita tewas akibat drone yang menghantam rumah pribadi. Satu orang lainnya ditemukan tewas di bawah reruntuhan, sementara dua orang pria juga menjadi korban jiwa dalam serangan tersebut. Selain korban jiwa, empat orang dilaporkan mengalami luka-luka dan sejumlah infrastruktur menjadi sasaran.

Menurut Vorobyov, pasukan pertahanan udara telah bekerja sejak pukul 3 pagi waktu setempat untuk menangkis serangan drone skala besar di wilayah ibu kota. Di Moskow sendiri, Walikota Sergei Sobyanin melaporkan bahwa sistem pertahanan udara berhasil mencegat setidaknya 74 drone, namun puing-puing yang jatuh menyebabkan kerusakan ringan di beberapa lokasi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Secara keseluruhan, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa sebanyak 120 drone berhasil dicegat dalam 24 jam terakhir. Data terbaru menunjukkan bahwa sistem pertahanan udara telah menembak jatuh 556 drone di lebih dari 12 wilayah, termasuk Moskow.

Serangan ini terjadi setelah periode singkat gencatan senjata tiga hari yang berakhir pada hari Selasa, yang sebelumnya diikuti oleh pertukaran tahanan antara Rusia dan Ukraina. Meskipun pihak berwenang tidak menyebutkan asal usul drone tersebut, Ukraina secara rutin melancarkan serangan ke wilayah Rusia sebagai respons terhadap pemboman harian oleh militer Rusia yang telah berlangsung selama lebih dari empat tahun. Ukraina menyatakan bahwa mereka menargetkan situs militer dan energi.

Wilayah ibu kota Moskow memang sering menjadi sasaran serangan drone, namun kota Moskow sendiri relatif jarang terkena dampak langsung. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada hari Jumat berjanji untuk melancarkan serangan balasan lebih lanjut, sehari setelah serangan Rusia di Kyiv yang menewaskan 24 orang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga