Iran resmi memulai prosesi pemakaman untuk mantan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei di Teheran. Qatar dan Arab Saudi mengirimkan delegasinya untuk menghadiri pemakaman tersebut, menandai meredanya ketegangan regional.
Prosesi Pemakaman Dimulai
Prosesi pemakaman tokoh yang selama 37 tahun menjadi simbol Republik Islam itu dimulai pada Sabtu (4/7) pagi waktu setempat. Jenazah Khamenei disemayamkan siang dan malam hingga Senin mendatang di dalam kompleks Grand Mosalla. Masyarakat umum diberi kesempatan untuk memberikan penghormatan terakhir dalam 'seremoni perpisahan' yang dijadwalkan pada Sabtu (4/7) dan Minggu (5/7) di Teheran. Para polisi anti huru hara berjaga di sekitar lokasi.
Delegasi Qatar dan Saudi Hadir
Dilihat dari Instagram resmi kantor berita IRNA, Minggu (5/7/2026), sejumlah tamu undangan internasional datang menghadiri pemakaman Khamenei. Qatar dan Arab Saudi mengirimkan delegasi untuk memberi penghormatan terakhir ke Khamenei. Saudi dan Qatar mengirim delegasi resmi meski hubungan mereka dan Iran memanas saat Iran berkali-kali meluncurkan serangan balasan ke fasilitas Amerika Serikat (AS) yang ada di dua negara tersebut. Teheran juga melancarkan serangan balasan yang menghantam fasilitas energi vital di negara-negara Teluk hingga memicu kekhawatiran negara Arab terhadap hegemoni Iran di kawasan yang mencoba mengacaukan jalur distribusi energi global.
Tokoh Internasional Hadir
Ketua Dewan Syura Qatar mewakili Doha di Teheran untuk memberikan penghormatan kepada jenazah Ali Khamenei. Sedangkan Arab Saudi mengirimkan enam delegasi yang dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri Arab Saudi Waleed El Khereiji. Selain delegasi dari Qatar dan Arab Saudi, beberapa tokoh terkemuka dari sejumlah negara juga menghadiri pemakaman Khamenei. Di antaranya, Presiden Georgia Mikheil Kavelashvili, Presiden Irak Nizar Amidi, dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif. Ada juga Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev, Wakil Ketua Komite Nasional Rakyat China He Wei, serta sejumlah menteri yang menjadi delegasi dari Malaysia, Nikaragua, Kuba, dan Kazakhstan. Perwakilan Taliban, Houthi hingga Hamas juga hadir.
Indonesia Diundang
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyebut pemerintah Indonesia turut diundang dalam rangkaian prosesi pemakaman Khamenei. Pemerintah menyampaikan apresiasi atas undangan tersebut. "Pemerintah RI menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya atas undangan Pemerintah Iran untuk hadir dalam rangkaian acara penghormatan kepada Almarhum Ayatullah Khamenei," kata juru bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, kepada wartawan. Pemerintah mengutus Duta Besar RI di Teheran Rolliansyah Soemirat sebagai perwakilan yang hadir dalam undangan tersebut. Iran disebut menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah yang menunjuk Dubes RI di Tehran untuk mewakili Indonesia.



