Jakarta - KRL Commuter Line jurusan Tanah Abang - Rangkas Bitung mengalami mati listrik pada Senin, 4 Mei 2026. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.45 WIB di antara Stasiun Kebayoran dan Stasiun Pondok Ranji. Akibatnya, penumpang mengeluhkan udara yang tipis di dalam gerbong yang penuh sesak.
Kondisi di Dalam Gerbong
Salah seorang penumpang bernama Feni menceritakan situasi di dalam gerbong KRL. Selama kurang lebih 15 menit, penumpang harus berada dalam gerbong yang gelap dan penuh sesak tanpa pendingin udara. "Lampu nyala cuma satu," katanya kepada Liputan6.com.
Beruntung, petugas keamanan KRL bergerak cepat dengan membuka jendela sehingga udara segar bisa masuk. "Satpamnya gercep ini minta dibukain jendela," ucap Feni. Selain itu, terdengar pengumuman dari pengeras suara yang menyampaikan permintaan maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi.
Respons Cepat Petugas
Kejadian ini menunjukkan respons cepat dari pihak sekuriti KRL yang sigap membuka jendela untuk mengurangi kepanasan dan sesak napas. Meski listrik padam, petugas berusaha memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang. Belum ada pernyataan resmi dari PT KAI Commuter mengenai penyebab mati listrik tersebut.
Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi gangguan teknis pada transportasi umum. Penumpang diharapkan tetap tenang dan mengikuti arahan petugas dalam situasi darurat.



