Iran Kembali Hukum Gantung Pria yang Dituduh Mata-mata Mossad
Iran Hukum Gantung Pria Dituduh Mata-mata Mossad

Iran kembali melaksanakan hukuman gantung terhadap seorang pria yang dituduh menjadi mata-mata yang dilatih oleh badan intelijen Israel, Mossad. Pria tersebut dinyatakan bersalah karena menjual informasi sensitif kepada Israel. Eksekusi ini merupakan yang terbaru dari serangkaian hukuman mati yang marak dilakukan Iran di tengah konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.

Eksekusi Dilaksanakan Pagi Ini

Menurut laporan situs web Mizan Online yang dikelola otoritas kehakiman Iran, hukuman gantung dilaksanakan pada Rabu pagi waktu setempat. "Ehsan Afreshteh, seorang mata-mata yang dilatih oleh Mossad di Nepal yang menjual informasi sensitif kepada Israel, telah dieksekusi mati," demikian pernyataan Mizan Online. Ia ditangkap dan diadili atas tuduhan spionase dan kolaborasi dengan rezim Zionis, dan hukuman tersebut telah diperkuat oleh Mahkamah Agung.

Meningkatnya Eksekusi Mati di Iran

Sejak perang berkecamuk pada akhir Februari lalu, Iran meningkatkan eksekusi mati, terutama dalam kasus yang melibatkan dugaan spionase atau tuduhan terkait keamanan. Iran tercatat sebagai negara dengan jumlah hukuman mati terbanyak kedua di dunia setelah China, menurut kelompok hak asasi manusia termasuk Amnesty International.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pada Senin lalu, Teheran juga menghukum gantung seorang mahasiswa teknik penerbangan yang dituduh menjadi mata-mata Israel dan AS. Laporan tahunan gabungan dari Iran Human Rights (IHR) yang berbasis di Norwegia dan Together Against the Death Penalty (ECPM) yang berbasis di Prancis menyebutkan bahwa Iran telah mengeksekusi setidaknya 1.639 orang sepanjang tahun 2025. Angka ini merupakan yang tertinggi dalam tiga dekade terakhir, sejak tahun 1989.

Kasus ini menambah daftar panjang eksekusi mati di Iran yang menuai kecaman internasional. Otoritas Iran terus menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan nasional di tengah ketegangan geopolitik yang meningkat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga