Anggota Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Behnam Saeedi, dengan tegas membantah klaim bahwa uranium milik Iran telah dipindahkan ke luar negeri. Ia menegaskan bahwa tidak ada uranium yang dikeluarkan dari Iran sebagaimana disebut dalam pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Pernyataan Tegas Saeedi
Saeedi menyatakan bahwa pernyataan Trump mengenai penghapusan 400 kilogram uranium dari Iran adalah gertakan politik dan kebohongan murni. “Tidak ada uranium yang dikeluarkan dari negara ini,” kata Saeedi, dikutip dari ISNA, Kamis (7/5/2026).
Latar Belakang Klaim Trump
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Trump menyebut bahwa pemindahan uranium Iran ke Amerika Serikat akan menjadi salah satu syarat dalam kesepakatan antara Washington dan Teheran. Klaim ini memicu reaksi keras dari Teheran.
Sebelumnya, Trump juga menyoroti situasi di Selat Hormuz yang diblokade Iran, menyebabkan 1.500 kapal dan 20.000 awak terjebak. Namun, Saeedi menekankan bahwa isu uranium ini tidak terkait dengan blokade tersebut.
Implikasi Politik
Bantahan ini muncul di tengah ketegangan hubungan Iran-AS yang masih tinggi. Saeedi menilai bahwa pernyataan Trump hanya bertujuan untuk menekan Iran dalam negosiasi. Ia menambahkan bahwa Iran tidak akan menyerah pada tekanan politik semacam itu.
Dalam kesempatan terpisah, analis internasional memperingatkan bahwa klaim tanpa bukti seperti ini dapat memperburuk situasi diplomatik di kawasan Timur Tengah.



