Ibu Hamil Ditandu 7 Jam Akibat Jalan Rusak di Tapsel, Bobby Nasution Angkat Bicara
Ibu Hamil Ditandu 7 Jam di Tapsel, Bobby Nasution Respons

Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan seorang ibu hamil di Dusun Aek Nabara, Desa Dalihan Na Tolu, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, harus ditandu selama 7 jam perjalanan menuju rumah sakit akibat kondisi jalan yang rusak parah, menjadi viral di media sosial. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, pun angkat bicara terkait peristiwa tersebut.

Kronologi Peristiwa

Dalam video yang beredar, terlihat ibu hamil tersebut digotong menggunakan tandu dari sebatang bambu. Belasan warga secara bergantian menggotongnya melewati jalan pegunungan yang rusak. Peristiwa ini bermula pada Jumat (8/5/2026) sore, ketika Mantri Desa, Samsul Bahri Sihombing, mendapat telepon dari warga untuk memeriksa kondisi ibu hamil tersebut. Ia berjalan kaki menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 20.00 WIB.

Setelah memeriksa, Samsul mendapati bahwa bayi dalam kandungan sudah meninggal. Ia pun menyarankan agar ibu tersebut segera dibawa ke rumah sakit di Sipirok, ibu kota Kabupaten Tapsel, untuk menjalani operasi. Pada Sabtu (9/5) pagi, warga mulai menggotong ibu hamil itu sejauh sekitar 30 kilometer menuju Dusun Hasahatan, Kecamatan Sipirok, untuk kemudian diantar menggunakan mobil ke rumah sakit.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Perjalanan sekitar 7 jam menempuh 30 kilometer sampai ke Dusun Hasahatan untuk mendapatkan mobil," jelas Samsul. Rombongan tiba di rumah sakit pada Sabtu sore, dan operasi dilaksanakan keesokan harinya.

Respons Gubernur Bobby Nasution

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut. Ia mengaku akan segera mengecek infrastruktur jalan di daerah tersebut. "Kami dari provinsi menyampaikan belasungkawa juga atas kondisi ini, dan tadi anaknya disampaikan di rumah sakit sudah meninggal. Kami akan mengecek infrastruktur di daerah tersebut," kata Bobby Nasution.

Peristiwa ini kembali menyoroti buruknya kondisi jalan di beberapa daerah di Indonesia, yang kerap menyulitkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan. Sebelumnya, kasus serupa juga terjadi di Banten, di mana seorang ibu harus ditandu usai melahirkan akibat jalan rusak.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga