Fakta Penyiksaan YTR: Korban Infeksi Berat, Pelaku Tukang Mabuk
Fakta Penyiksaan YTR: Korban Infeksi Berat, Pelaku Mabuk

Kasus penyiksaan dan penyekapan yang dialami YTR oleh Taufik Hidayat selama tiga tahun terus terungkap. Korban mengalami infeksi berat di kepala hingga terdapat belatung saat dibawa ke rumah sakit. Pelaku kini telah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Barat.

Penyiksaan Sadis Selama Tiga Tahun

Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan, mengungkapkan bahwa tindakan Taufik terhadap YTR sangat sadis dan di luar kewajaran. "Karena apa yang dilakukan ini merupakan sesuatu yang tidak wajar, di luar kebiasaan perilaku seseorang. Ini sadis," kata Rudi, Selasa (23/6) malam. Selama penyekapan, Taufik berpindah-pindah kosan dan mengaku menikahi YTR untuk mengelabui warga.

Taufik Dikenal sebagai Tukang Mabuk

Berdasarkan pemeriksaan sementara, Taufik memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman keras. Pertengkaran sering terjadi saat ia dalam pengaruh alkohol. "Setiap dia mengonsumsi alkohol, selalu berdebat dengan kekasihnya. Terjadi cekcok yang kemudian berujung pada penganiayaan," jelas Rudi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kekerasan Fisik: Dipukul hingga Disundut Rokok

YTR kerap menjadi korban kekerasan fisik selama 2024 hingga 2026. Rudi menjabarkan bahwa korban sering dipukul di bagian badan. Pada 2024, saat tinggal di Cicaheum, Bandung, Taufik menyundut rokok ke tubuh YTR jika kesal. Selain itu, Taufik memukul mata kanan dan kiri korban dengan benda padat, serta menebas lutut YTR menggunakan besi.

Kepala YTR Infeksi Berat, Ada Belatung

Dirut RSHS Bandung, Rachim Dinata Marsidi, menyatakan kondisi YTR sangat serius saat tiba di rumah sakit pada 10 Juni. "Pas datang boleh dikatakan memang lukanya cukup banyak dan di daerah kepala infeksi yang hebat. Boleh dikatakanlah, ada belatung," kata Rachim. Tim medis segera melakukan operasi pembersihan luka dan menemukan bakteri yang cukup berat.

Kondisi YTR Saat Ini: Gangguan Penglihatan

Meski kondisi YTR sudah membaik, ia mengalami gangguan penglihatan akibat penganiayaan. Kerabat YTR, Erni, mengatakan bahwa mata kanan korban rusak. "Kondisi menurut dokter, [mata] sebelah kanan rusak. Matanya memang minus, kacamata tebal. Dibuka kacamata saja, matanya kurang jelas. Mata kiri pupilnya mengecil," ujar Erni. Meski begitu, YTR berusaha mandiri, seperti makan sendiri.

YTR dan Keluarga Minta Hukuman Berat

Dalam video yang diunggah Erni, YTR meminta Taufik dihukum seberat mungkin. "Saya ingin dia dihukum seberat mungkin, biar dia rasakan apa yang saya rasain," katanya. Ayah YTR juga berharap hukuman maksimal, "Hukum seberat-beratnya, karena kita negara hukum, seumur hidup, karena YTR cacat seumur hidup."

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga