Disdik Solo Waspadai Situs Palsu SPMB, Gunakan Foto Wali Kota Riau
Disdik Solo Waspadai Situs Palsu SPMB, Gunakan Foto Wali Kota Riau

Marak situs palsu terkait Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Solo menjelang tahun ajaran baru 2026/2027. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Solo mengimbau masyarakat untuk lebih waspada agar tidak tertipu oleh situs-situs tiruan tersebut.

Situs Palsu Bermunculan

Situs-situs tersebut menggunakan alamat yang terkesan resmi, seperti sd.spmbsolo.com, smp.spmbsolo.com, spmb.smpn1surakarta.com, dan spmb.sman1surakarta.com. Menurut penelusuran CNNIndonesia.com, situs-situs itu selalu menempati lima besar hasil pencarian di Google. Beberapa situs bahkan menampilkan foto Wali Kota Riau, bukan Wali Kota Solo.

Konfirmasi Dinas Pendidikan

Kepala Disdik Kota Solo, Dwi Aryatno, memastikan semua laman tersebut palsu. Ia menjelaskan bahwa modus penipuan menggunakan laman pendaftaran palsu sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu. "Sebenarnya upaya scamming itu sudah lama sebelum SPMB dimulai. Yang terakhir kemarin SMP Negeri 1 Surakarta," kata Dwi saat dihubungi melalui telepon, Jumat (5/6).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Modus Penipuan

Situs-situs tersebut didesain seolah-olah laman resmi pendaftaran siswa baru. Padahal, pendaftaran semua sekolah negeri di Kota Solo dilakukan satu pintu melalui panitia yang dibentuk Dinas Pendidikan. "Seakan-akan dia membuka pendaftaran dengan menyertakan biaya tertentu. Padahal SPMB di Kota Surakarta itu prosesnya jadi satu. Semua sekolah, baik SMP, SD, maupun PAUD, satu web atau satu alamat, satu portal," terangnya.

Domain Resmi Pemerintah

Dwi menjelaskan bahwa laman web resmi milik Pemerintah Kota (Pemkot) Solo selalu diakhiri dengan domain surakarta.go.id. Khusus pendaftaran siswa baru difasilitasi melalui laman spmb.surakarta.go.id. Ia mewanti-wanti masyarakat agar tidak salah membuka laman web dengan domain komersial seperti .com, .co, dan sebagainya. "Kita pastikan bahwa alamat yang resmi yang kita gunakan adalah spmb.surakarta.go.id. Selalu diakhiri surakarta.go.id. Kalau .com atau yang lain-lain itu alamat web-nya dipastikan palsu," tegasnya.

Belum Ada Korban

Meski banyak laman SPMB palsu, Dwi mengklaim hingga saat ini belum menerima laporan adanya korban penipuan terkait situs-situs tersebut. Namun, ia mengakui ada sejumlah masyarakat yang mengonfirmasi mengenai keaslian situs-situs itu. "Kalau sampai keluar uang, tidak ada. Karena mereka kebetulan kan ragu karena tampilannya itu tidak sesuai. Gambarnya bukan Pak Respati (Wali Kota Solo). Terus mereka konfirmasi ke Dinas Pendidikan menyertakan bukti screenshot," kata dia.

Dinas Pendidikan mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa domain resmi dan tidak mudah percaya dengan situs yang meminta biaya pendaftaran. Pastikan hanya menggunakan laman spmb.surakarta.go.id untuk pendaftaran SPMB di Kota Solo.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga