Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat di sejumlah wilayah yang masuk dalam status siaga dan waspada tsunami untuk segera menjauh dari kawasan pesisir. Imbauan ini dikeluarkan menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang terjadi di perairan Filipina.
Wilayah Status Siaga
Wilayah yang berstatus siaga meliputi Minahasa, Bolaangmongondow, Kota Manado, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Buol, Kepulauan Sangihe, Gorontalo, Kepulauan Talaud, Kepulauan Minahasa, Toli-toli, Kota Palu, Donggala, Kota Ternate, dan Kota Bitung.
Wilayah Status Waspada
Sementara itu, wilayah berstatus waspada antara lain Kota Tidore, Bulungan, Nunukan, Halmahera, Kota Tarakan, Halmahera Utara, Kutai Timur, Minahasa Selatan, Kota Bontang, dan Berau.
Imbauan BNPB
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan tertulis pada Senin (8/6) menyatakan, "Masyarakat di wilayah tersebut untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan penuh, serta secara sadar dan teratur melakukan langkah antisipasi mandiri dengan bergerak menjauhi area pantai menuju titik kumpul aman sesuai dengan tingkat ancaman di wilayahnya."
Evakuasi di Wilayah Siaga
Berdasarkan hasil pemodelan dampak tsunami oleh BMKG, pemerintah daerah di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota yang berstatus siaga diinstruksikan untuk segera mengarahkan masyarakat melakukan evakuasi secara tertib menuju tempat yang lebih tinggi. Estimasi waktu tiba gelombang di beberapa wilayah Sulawesi Utara antara lain Kepulauan Sangihe pukul 06:51 WIB, Kota Manado pukul 07:12 WIB, Minahasa Utara Bagian Utara pukul 07:12 WIB, Minahasa Bagian Utara pukul 07:14 WIB, Kepulauan Minahasa pukul 07:16 WIB, Minahasa Selatan Bagian Utara pukul 07:17 WIB, dan Bolaang Mongondow Bagian Utara pukul 07:22 WIB.
Status siaga juga berlaku untuk Gorontalo Bagian Utara dengan estimasi gelombang pukul 07:26 WIB, Sulawesi Tengah yaitu Buol pukul 07:27 WIB dan Toli-Toli pukul 07:29 WIB, serta Minahasa Utara Bagian Selatan pukul 07:33 WIB dan Minahasa Bagian Selatan pukul 07:34 WIB.
Kesiapsiagaan di Wilayah Waspada
Bagi wilayah berstatus waspada, BNPB meminta agar kesiapsiagaan tetap dijaga dengan segera mengarahkan warga untuk menjauhi kawasan pantai maupun tepian sungai, serta menghentikan sementara segala aktivitas di perairan. Wilayah waspada meliputi Kepulauan Talaud (estimasi pukul 06:58 WIB), Kota Bitung (07:19 WIB), Halmahera (07:29 WIB), Donggala Bagian Utara (07:42 WIB), Minahasa Selatan Bagian Selatan (07:42 WIB), Kota Ternate (07:43 WIB), Kutai Timur (07:44 WIB), Kota Tidore (07:46 WIB), Bulungan (08:05 WIB), dan Nunukan (08:14 WIB).
Kondisi Terkini
Muhari memastikan situasi dan kondisi di lapangan saat ini terpantau aman, tenang, dan terkendali. Berdasarkan laporan cepat dari Pusdalops BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud dan BPBD Kota Manado, guncangan gempa hanya dirasakan lemah selama kurang lebih 2 hingga 3 detik.
"Hingga saat ini, tim gabungan BPBD di masing-masing daerah terus melakukan monitoring ketat secara berkala di lapangan guna memantau setiap dampak yang ditimbulkan pasca-gempa serta memastikan kondisi pesisir tetap aman," ujarnya.
BNPB terus memperkuat koordinasi sinergis dalam satu komando bersama tim gabungan lintas instansi di daerah, mulai dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, hingga lembaga kemanusiaan dan relawan penanggulangan bencana di lapangan, yang telah bersiaga penuh untuk memandu dan mengamankan jalur pergerakan warga.



