Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis daftar wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang pada Minggu (3/5/2026) hingga Senin (4/5/2026). Peringatan ini dikeluarkan setelah sebelumnya, pada periode 27 hingga 29 April 2026, hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat telah melanda berbagai wilayah di Indonesia.
Curah Hujan Tinggi Terjadi di Beberapa Daerah
Berdasarkan data BMKG, curah hujan tinggi tercatat di sejumlah daerah, antara lain Sulawesi Selatan dengan curah hujan mencapai 118,4 mm per hari, Maluku 99,0 mm per hari, Bali 90,3 mm per hari, Gorontalo 81,2 mm per hari, Papua 76,8 mm per hari, dan Papua Barat 63,6 mm per hari. Angka-angka ini menunjukkan intensitas hujan yang signifikan dan berpotensi menimbulkan dampak seperti banjir dan tanah longsor.
Penyebab Cuaca Ekstrem
BMKG menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem ini dipengaruhi oleh aktivitas sejumlah gelombang atmosfer, seperti Rossby Ekuatorial, Kelvin, dan Mixed Rossby-Gravity (MRG), yang terpantau melintasi sebagian wilayah Indonesia. Gelombang-gelombang ini berkontribusi pada peningkatan pembentukan awan hujan dan memperkuat potensi cuaca buruk di beberapa daerah.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memantau informasi cuaca terkini dari BMKG, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi. Langkah antisipasi seperti menyiapkan perlengkapan darurat dan menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca buruk sangat dianjurkan.



