Angkatan militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan baru ke Iran pada Rabu (27/5/2026) malam waktu setempat. Serangan kali ini menargetkan sebuah lokasi militer di Bandar Abbas, sebuah kota pelabuhan yang strategis di Iran. Insiden ini merupakan serangan kedua dalam tiga hari terakhir yang dilakukan oleh militer AS terhadap Iran.
Kronologi Serangan
Komando Pusat AS (Centcom) menyatakan bahwa pasukannya berhasil menembak jatuh empat drone serang satu arah yang diluncurkan oleh Iran. Agresi ini dilakukan dengan alasan bahwa AS sedang melakukan pembelaan diri. Menurut laporan dari BBC, Centcom melaporkan bahwa serangan dilakukan saat Iran hendak meluncurkan drone kelima mereka. Langkah ini diambil untuk mencegah ancaman yang lebih besar terhadap keamanan regional.
Dampak dan Reaksi
Serangan ini memicu ketegangan baru di kawasan Timur Tengah. Bandar Abbas, sebagai kota pelabuhan utama, memiliki nilai strategis yang tinggi. Belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran mengenai insiden ini. Namun, serangan ini diprediksi akan memperburuk hubungan bilateral antara kedua negara yang sudah tegang. Masyarakat internasional menunggu perkembangan lebih lanjut dan mengimbau agar kedua belah pihak menahan diri untuk menghindari eskalasi konflik yang lebih luas.



