10 Ilmuwan AS Hilang dan Meninggal, FBI Pimpin Penyelidikan
10 Ilmuwan AS Hilang dan Meninggal, FBI Turun Tangan

KOMPAS.com - Sebanyak sepuluh ilmuwan Amerika Serikat yang terlibat dalam penelitian sensitif, seperti nuklir dan kedirgantaraan, dilaporkan hilang dan meninggal dunia dalam beberapa tahun terakhir. Peristiwa ini memicu kekhawatiran dan spekulasi mengenai kemungkinan adanya keterkaitan antar kejadian atau bahkan aktivitas jahat.

FBI Resmi Pimpin Penyelidikan

Dilansir dari CBS News pada Selasa (21/4/2026), FBI secara resmi menyatakan akan memimpin upaya pencarian yang berkaitan dengan ilmuwan yang hilang dan meninggal tersebut. Lembaga ini bekerja sama dengan Departemen Energi, Departemen Militer, dan mitra penegak hukum negara bagian lainnya untuk mengungkap misteri ini.

Kerja Sama Multi-Lembaga

Kolaborasi antara FBI, Departemen Energi, dan Departemen Militer menunjukkan bahwa kasus ini mendapat perhatian serius dari pemerintah AS. Selain itu, mitra penegak hukum di berbagai negara bagian juga dilibatkan untuk memastikan penyelidikan berjalan komprehensif.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Masyarakat dan komunitas ilmiah menanti hasil investigasi ini dengan harapan dapat memberikan kejelasan atas nasib para ilmuwan yang terlibat dalam riset-riset penting bagi keamanan nasional.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga