Malaysia Ungkap Tiga Perkampungan Ilegal di Perkebunan Sawit, 214 Warga Asing Ditangkap
Malaysia Temukan Perkampungan Ilegal di Sawit, 214 Warga Asing Ditangkap

Malaysia Ungkap Tiga Perkampungan Ilegal Tersembunyi di Kawasan Perkebunan Kelapa Sawit

Otoritas Malaysia berhasil mengungkap keberadaan tiga perkampungan ilegal yang tersembunyi di kawasan perkebunan kelapa sawit di Setia Alam. Perkampungan ini dihuni oleh ratusan pendatang asing tanpa izin, termasuk warga negara Indonesia (WNI). Temuan ini merupakan hasil dari operasi gabungan yang digelar pada Jumat (3/4/2026) tengah malam.

Operasi Gabungan Melibatkan Banyak Instansi

Operasi terpadu ini melibatkan Jabatan Imigresen Malaysia (JIM), Polis Diraja Malaysia (PDRM), serta sejumlah instansi terkait lainnya. Menurut laporan Harian Metro Malaysia pada Sabtu (4/4/2026), petugas harus menempuh medan yang berat untuk mencapai lokasi perkampungan ilegal tersebut. Hal ini menunjukkan upaya penyembunyian yang dilakukan oleh para penghuni.

Ratusan Orang Ditangkap dalam Penggerebekan

Dalam operasi tersebut, sebanyak 214 orang ditangkap dari total 356 warga asing yang diperiksa. Penangkapan ini mencakup individu-individu yang diduga tinggal secara ilegal di Malaysia tanpa dokumen yang sah. Operasi ini menegaskan komitmen otoritas Malaysia dalam menangani masalah imigrasi ilegal yang kerap terjadi di wilayah mereka.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pengungkapan perkampungan ilegal ini bukanlah yang pertama kalinya. Sebelumnya, Malaysia juga telah menemukan kasus serupa yang melibatkan warga negara Indonesia. Temuan ini mengindikasikan adanya pola penyelundupan dan tempat tinggal ilegal yang terorganisir di kawasan perkebunan.

Otoritas setempat terus melakukan pemantauan dan operasi rutin untuk mencegah berkembangnya perkampungan ilegal semacam ini. Mereka menekankan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan imigrasi demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Malaysia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga