20 Akademisi China Ditolak Masuk AS untuk Konferensi Ilmiah
Pemerintah China mengungkapkan pada Kamis (16/4/2026) bahwa sekitar 20 akademisi asal China ditolak masuk ke Amerika Serikat saat hendak menghadiri sebuah konferensi ilmiah. Insiden ini terjadi di Bandara Internasional Seattle-Tacoma, di mana para akademisi tersebut memiliki visa yang masih berlaku namun menghadapi pemeriksaan yang tidak wajar.
Pemeriksaan Tidak Wajar di Bandara Seattle-Tacoma
Menurut laporan dari Anadolu Ajansi, para akademisi itu menjadi sasaran pertanyaan yang tidak beralasan selama proses pemeriksaan oleh petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP). Pemeriksaan ini dinilai berlebihan dan tidak sesuai dengan prosedur standar untuk pemegang visa sah.
Situasi tersebut berujung pada penolakan mereka untuk masuk ke wilayah AS, meskipun mereka telah memenuhi persyaratan administratif. Penolakan ini menimbulkan pertanyaan tentang kebijakan imigrasi AS terhadap akademisi asing, terutama dalam konteks kerjasama ilmiah internasional.
Dampak pada Kerjasama Ilmiah
Insiden ini berpotensi mempengaruhi hubungan akademik antara China dan AS, yang selama ini terjalin melalui berbagai konferensi dan penelitian bersama. Para akademisi yang ditolak tersebut kemungkinan besar kehilangan kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan berkolaborasi dengan rekan-rekan internasional.
Pemerintah China menyatakan keprihatinan atas kejadian ini, menekankan pentingnya alur mobilitas yang lancar bagi para peneliti dan ilmuwan dalam mendukung kemajuan sains global. Kasus ini juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh akademisi asing dalam perjalanan ke AS, bahkan dengan dokumen resmi yang valid.



