Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan tengah mempertimbangkan langkah besar untuk membeli Kepulauan Chagos dari Mauritius. Rencana ini muncul di tengah kebuntuan upaya Inggris untuk menyerahkan kedaulatan wilayah tersebut kepada Mauritius.
Menurut laporan pertama dari The Telegraph, Trump berniat melompati pejabat Inggris dan bernegosiasi langsung dengan Mauritius demi mengamankan kendali penuh atas pangkalan militer bersama AS-Inggris, Diego Garcia. Proposal ini mensyaratkan Kepulauan Chagos menjadi wilayah berdaulat terlebih dahulu agar AS dapat bernegosiasi langsung dengan Mauritius, seperti dilansir The Guardian pada Senin (8/7/2026).
Latar Belakang Pembelian
Kepulauan Chagos selama ini menjadi pusat sengketa antara Inggris dan Mauritius. Inggris sebelumnya berencana menyerahkan kedaulatan, namun proses tersebut mandek. Trump melihat peluang untuk mengamankan pangkalan strategis Diego Garcia yang vital bagi kepentingan militer AS.
Kekhawatiran Spionase China
Langkah ini juga dipicu kekhawatiran akan potensi spionase China di kawasan tersebut. Dengan membeli langsung kepulauan itu, AS berharap dapat memperkuat kontrol dan mencegah pengaruh asing yang merugikan.
Proses pembelian masih dalam tahap pertimbangan, dan belum ada kesepakatan resmi antara AS dan Mauritius. Namun, rencana ini menunjukkan dinamika baru dalam sengketa wilayah yang telah berlangsung lama.



