Trump Kecam Presiden Israel, Pentagon Kerahkan Kapal Induk Kedua ke Timur Tengah
Trump Kecam Presiden Israel, Pentagon Kerahkan Kapal Induk

Trump Kecam Presiden Israel, Pentagon Kerahkan Kapal Induk Kedua ke Timur Tengah

Presiden Amerika Serikat Donald Trump meningkatkan tekanannya terhadap Presiden Israel Isaac Herzog dalam upayanya mendapatkan pengampunan untuk sekutunya, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang menghadapi tuduhan penyuapan. Trump menyatakan kepada wartawan pada Kamis (12/2/2026) waktu setempat bahwa Netanyahu telah menjadi pemimpin masa perang yang luar biasa dan mengecam Herzog karena tidak memberikan pengampunan presiden.

"Anda memiliki seorang presiden yang menolak untuk memberikan pengampunan kepadanya. Saya pikir orang itu seharusnya malu pada dirinya sendiri," kata Trump tentang Herzog. Komentar ini menambah ketegangan dalam hubungan AS-Israel di tengah situasi politik yang kompleks.

Pentagon Perintahkan Kapal Induk Kedua Bergerak ke Timur Tengah

Departemen Pertahanan Amerika Serikat atau Pentagon telah memerintahkan pengiriman kapal induk kedua ke kawasan Timur Tengah. Langkah ini dilaporkan media AS pada Kamis (12/2/2026), seiring Presiden Trump mempertimbangkan tindakan militer terhadap Iran. Washington dan Teheran baru saja memulai pembicaraan tidak langsung mengenai program nuklir Iran, dengan Trump memperingatkan konsekuensi sangat traumatis jika kesepakatan gagal.

Pada akhir bulan lalu, Trump telah mengerahkan kapal induk USS Abraham Lincoln beserta kapal perang pengiringnya ke Teluk Persia, sebagai respons terhadap ancaman terhadap Iran atas tindakan kerasnya terhadap protes anti-pemerintah. Kapal-kapal tersebut masih berada di wilayah tersebut, menunjukkan eskalasi militer yang terus berlanjut.

Horor 2 Wanita Dimutilasi dan Dibuang ke Tempat Sampah di Turki

Dua wanita asing asal Uzbekistan ditemukan tewas dalam keadaan dimutilasi di Istanbul, Turki, dengan potongan tubuh mereka ditemukan di dalam tempat sampah. Dua pria yang juga warga negara Uzbekistan telah ditangkap kepolisian karena diduga mendalangi pembunuhan ini. Laporan media lokal Turki menyebut kedua korban diyakini dibunuh dengan cara yang sama di distrik Sisli, Istanbul, sekitar 23 Januari lalu, dengan motif yang belum jelas.

Kepolisian Istanbul awalnya menemukan sesosok mayat tanpa kepala yang terbungkus kain dan dibuang di tempat sampah di area Sisili, dengan bagian kaki yang juga telah dimutilasi. Kasus ini menimbulkan kekhawatiran atas keamanan warga asing di Turki.

Ribuan Warga Gaza 'Lenyap' Akibat Senjata Termal Israel

Laporan investigasi khusus Al Jazeera menyebut ribuan warga Palestina lenyap akibat senjata yang digunakan militer Israel di Jalur Gaza sejak perang berkecamuk pada Oktober 2023. Lenyapnya ribuan warga ini dikaitkan dengan penggunaan senjata bersuhu tinggi oleh Israel, yang diduga mampu membuat jaringan tubuh manusia menguap tanpa meninggalkan jejak.

Penyelidikan ini tertuang dalam laporan berjudul "The Rest of the Story" yang ditayangkan pada Senin (9/2/2026), menambah kontroversi atas konflik yang telah berlangsung lama di kawasan tersebut.

Ketua KPK Malaysia Akan Diperiksa Atas Kepemilikan Saham Rp 3,4 M

Pemerintah Malaysia memerintahkan penyelidikan terhadap ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) negara tersebut, Azam Baki, atas tuduhan pelanggaran keuangan. Hal ini menyusul laporan soal kepemilikan saham secara tidak sah di sebuah perusahaan publik, senilai sekitar 800.000 Ringgit atau setara Rp 3,4 miliar.

Kontroversi ini semakin mempersulit upaya Malaysia untuk memulihkan citranya setelah skandal 1MDB yang merugikan negara hingga miliaran dolar, menyebabkan mantan perdana menteri dipenjara dan membebani negara dengan utang besar. Kasus ini menekankan tantangan dalam pemberantasan korupsi di tingkat regional.

Berita-berita internasional ini mencakup berbagai isu global, dari politik dan militer hingga kriminal dan hak asasi manusia, yang terus menarik perhatian dunia pada hari Jumat, 13 Februari 2026.