Dunia Hari Ini: Ancaman Trump ke Iran dan Berita Global Terkini
Jakarta - Edisi Dunia Hari Ini menyajikan rangkuman peristiwa penting dari berbagai belahan dunia dalam 24 jam terakhir, dengan fokus utama pada ketegangan geopolitik, bencana alam, kebijakan ekonomi, dan dinamika politik internasional.
Trump: Iran Bisa Dihancurkan dalam Satu Malam
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan keras yang mengancam keamanan Iran. Dalam konferensi pers di Gedung Putih, Trump menyatakan bahwa seluruh wilayah Iran dapat "dihancurkan dalam satu malam" jika tidak ada kesepakatan yang dicapai pada Rabu, 8 April 2026. Ia menegaskan bahwa AS memiliki rencana untuk mengebom setiap jembatan dan pembangkit listrik di negara tersebut, sambil menolak menyebut tindakan itu sebagai kejahatan perang.
Komentar ini muncul setelah Iran menolak proposal gencatan senjata selama 45 hari yang diajukan dalam pembicaraan dengan mediator dari Mesir, Pakistan, dan Turki. Trump menilai proposal yang diajukan Iran sendiri "tidak cukup baik" untuk meredakan ketegangan yang meningkat akibat konflik regional.
Korban Tewas Cuaca Ekstrem di Afganistan Capai 110 Jiwa
Di Afganistan, cuaca ekstrem yang memicu banjir dan tanah longsor telah menyebabkan korban jiwa yang signifikan. Otoritas setempat melaporkan bahwa dalam 12 hari terakhir, badai dan hujan lebat telah menewaskan 110 orang dan melukai 160 orang di sebagian besar dari 34 provinsi negara itu. Hanya dalam 24 jam terakhir, 11 orang tewas dan enam lainnya terluka.
Kerusakan infrastruktur juga parah, dengan lebih dari 325 kilometer jalan hancur, serta bisnis, lahan pertanian, saluran irigasi, dan sumur air mengalami kerusakan. Bencana ini telah mempengaruhi 6.122 keluarga, dengan 958 rumah hancur total dan 4.155 rumah rusak sebagian. Pihak berwenang memperingatkan bahwa hujan lebat diperkirakan masih akan berlanjut, memperburuk kondisi yang sudah sulit.
Harga Tiket Pesawat Domestik Indonesia Diizinkan Naik 9-13 Persen
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengumumkan bahwa pemerintah mengizinkan kenaikan harga tiket pesawat domestik sebesar 9-13 persen. Kenaikan ini dipicu oleh lonjakan harga avtur di pasar global, yang di Indonesia telah mencapai Rp23.551 per liter, sementara di Thailand dan Filipina lebih tinggi lagi.
Airlangga menjelaskan bahwa harga avtur berkontribusi pada 40 persen biaya operasional maskapai. Untuk merespons kenaikan ini, pemerintah menerapkan kenaikan fuel surcharge sebesar 38 persen untuk pesawat jet dan propeller, dari sebelumnya 10 persen, yang berlaku selama dua bulan. Upaya menahan lonjakan harga dilakukan melalui subsidi Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 11 persen untuk tiket kelas ekonomi, dengan total subsidi sekitar Rp2,6 triliun untuk dua bulan.
Spekulasi Putri Kim Jong Un sebagai Penerus Kepemimpinan Korea Utara
Di Korea Utara, putri pemimpin Kim Jong Un, yang dijuluki media pemerintah sebagai anak yang "paling dicintai" atau "paling dihormati", telah memicu spekulasi sebagai calon penerus kepemimpinan. Sejak akhir 2022, ia sering menemani ayahnya dalam acara-acara penting, mendorong analisis tentang persiapannya sebagai pemimpin masa depan.
Dalam pengarahan tertutup di Majelis Nasional Korea Selatan, Direktur Badan Intelijen Nasional (NIS) Lee Jong-seok menyatakan bahwa putri Kim dapat dianggap sebagai penerus, berdasarkan intelijen yang dapat diandalkan. Namun, beberapa pengamat meragukan penilaian ini, mengingat masyarakat Korea Utara yang sangat fokus pada laki-laki mungkin tidak menerima pemimpin perempuan. Mereka juga berpendapat bahwa Kim Jong Un, yang berusia 42 tahun, masih terlalu muda untuk menunjuk pengganti yang dapat melemahkan kekuasaannya.



